Kuansing //TintaPos.Com// – Piala Bela Negara 2026 adalah festival dan kompetisi sepak bola usia dini tingkat nasional untuk kategori usia U-10 dan U-12 Road To Semarang zona kuansing Riau diselenggarakan di sport center kuansing. di ikuti sebanyak 16 tim untuk U-10 dari berbagai daerah yakni Damasraya, Solok, Sijunjung, Peranap, Air molek serta Kuansing.
Turnamen yang bertujuan untuk Menjaring atlet muda berbakat sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, sportivitas, dan cinta tanah air yang baru saja selesai di gelar pada tanggal 5 dan 6 September 2026 tim asal Sijunjung berhasil meraih juara pertama usai mengalahkan tim tuan rumah di final.
Dengan hasil tersebut Tim AH03 asal kuansing Asuhan April Jadi mantan Pemain PSPS pekanbaru berhasil menjadi juara ke dua dalam turnamen kategori u-10.
April hadi pelatih tim AH03 mengatakan “alhamdulillah tim kami berhasil meraih juara kedua, ini semua berkat kegigihan para pemain untuk menjadi yang terbaik, dan alhamdulillah tim AH03 menjadi salah satu wakil yang akan berangkat ke Semarang, ” Tuturnya, Rabu, 09/09/2026
Lanjut dia “untuk berangkat ke Semarang insyaallah tim kami sudah siap dan akan mendapatkan hasil yang terbaik, selain untuk mendapatkan hasil terbaik saya juga menekankan kepada para pemain muda bahwa ini juga menjadi sarana untuk menjaring pemain-pemain muda berbakat yang berpotensi dikembangkan menjadi atlet profesional pada masa mendatang, ” Jelasnya
karena Kategori U-10 sebagai kelompok usia penting dalam pembentukan kemampuan dasar seorang pesepak bola. Pada fase tersebut, pemain mulai mengembangkan teknik dasar, koordinasi, pemahaman permainan, keberanian mengambil keputusan, dan kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim.
Melalui kompetisi yang tertata, pemain muda juga belajar menghadapi kemenangan dan kekalahan secara sportif. Mereka dituntut untuk menghormati lawan, mematuhi peraturan, mendengarkan arahan pelatih, dan menjaga kekompakan tim.
Namun demikian, kami para pelatih dan pembina tidak hanya mengejar hasil akhir pertandingan. Perkembangan kemampuan, kenyamanan anak saat bermain, proses pembelajaran, serta pembentukan karakter tetap harus menjadi prioritas dalam pembinaan sepak bola usia muda. Tutup April Hadi





















