RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Bakesbangpol Banyuwangi Bakar Semangat “Tandang Bareng”Peran Ormas dan Media

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 13:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, //Tintapos.com// – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Banyuwangi terus mendorong penguatan peran organisasi kemasyarakatan (ormas) dan media dalam pembangunan daerah. 

Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Pemberdayaan dan Pembinaan Ormas Tahun 2026 yang dikemas dalam Sarasehan Ormas dan Media bertema “Optimalisasi Peran Ormas dan Organisasi Media Dalam Mendukung Pembangunan Daerah Berbasis Semangat Tandang Bareng” di Aula SMKN 1 Glagah,Kamis 9/4/2026.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai perwakilan ormas dan organisasi media di Banyuwangi, serta dua narasumber berkompeten, yakni Rektor Universitas Islam Cordoba Banyuwangi, Prof. Agus Trihartono, dan tokoh masyarakat, Ir. H. Achmad Wahyudi.

Achmad Wahyudi menekankan pentingnya makna di balik istilah ‘tandang bareng’ sebagai penggerak kesadaran kolektif. Menurutnya, pemilihan kata memiliki kekuatan besar, baik dalam membangun logika, menyentuh rasa, maupun membangkitkan kemauan masyarakat.

“‘Tandang bareng’ ini bukan sekadar slogan, tapi membangun consciousness atau kesadaran bersama. Bahwa kita semua adalah pemilik Banyuwangi yang punya tanggung jawab menjaga, merawat, dan membangunnya,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan agar forum semacam ini tidak berhenti pada seremoni belaka. Diperlukan pengelolaan yang tepat, mulai dari pemilihan momentum, materi, hingga menghasilkan rekomendasi konkret yang bisa ditindaklanjuti.

Sementara itu, Prof. Agus Trihartono menekankan pentingnya investasi sumber daya manusia (SDM) bagi ormas. Dia mengibaratkan pembangunan jangka panjang sebagai proses menanam pendidikan.

Kalau ingin panen satu tahun, tanam padi. Sepuluh tahun, tanam pohon. Tapi kalau ingin 100 tahun, tanam pendidikan. SDM adalah investasi terbesar bagi ormas,” jelasnya.

Baca Juga:  Sorotan Terhadap Manajemen Semen Padang FC: Dugaan Permasalahan Keuangan dan Desakan Audit

Dia juga membagikan berbagai praktik baik (best practice) dari organisasi masyarakat di berbagai negara yang mampu memberikan dampak besar bagi bangsa. Menurutnya, perubahan besar seringkali berawal dari langkah kecil yang konsisten.

“‘Tandang bareng’ itu tentang belajar bersama dan melihat bahwa keberhasilan itu ada. Dari situ muncul inovasi dan keberanian untuk bergerak,
ungkap Prof Agus

Apresiasi terhadap kegiatan ini juga datang dari Sekretaris PWI Banyuwangi, Gatot Imawan Herusustyo. Dia menilai sarasehan ini memberikan pemahaman yang jelas mengenai peran dan fungsi masing-masing organisasi.

Dengan narasumber yang mumpuni, peserta bisa memahami mana organisasi media, mana organisasi masyarakat, serta tugas pokok dan fungsinya,” ujarnya.

Senada, Ketua Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Osing Banyuwangi, Wiwin Indiarti, mengharapkan adanya kejelasan konsep dari slogan ‘tandang bareng’ yang digaungkan Bupati Banyuwangi. 

“Kami dari AMAN Osing siap untuk berkolaborasi dengan pemerintah, termasuk dalam pengembangan SDM melalui inisiatif seperti sekolah adat yang tengah mereka jalankan,” jelasnya. 

Di sisi lain, Kepala Bakesbangpol Banyuwangi Agus Mulyono yang diwakili oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Politik Bakesbangpol Banyuwangi, Febri Nugroho Wibisono, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun sinergi antara ormas dan media.

Pembinaan ini agar mereka bisa bersinergi sesuai bidang masing-masing, sehingga semangat ‘tandang bareng’ dapat membentuk kerja sama yang kuat di berbagai lini,” kata Febri.

Bakesbangpol Banyuwangi berharap, seluruh peserta mampu memahami perannya sekaligus berkontribusi aktif dalam pembangunan Banyuwangi ke depan melalui kolaborasi yang berkelanjutan.

(Tim)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru