BGN Suspend SPPG yang Tidak Memenuhi Standar

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 06:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta //TintaPos.Com// – Program pemenuhan gizi ini sendiri merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun generasi unggul. Asupan gizi yang baik diyakini menjadi fondasi penting dalam mencetak anak-anak yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Berdasarkan data yang dirilis BGN, Provinsi Jawa Timur menduduki posisi pertama dengan jumlah SPPG yang terkena suspend terbanyak, yakni sebanyak 17 unit.Temuan tersebut menjadi perhatian serius karena Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penerima manfaat program gizi yang cukup besar.

Ketua Umum Antartika Group, Ramses Sitorus menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas yang diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dalam melakukan suspend terhadap sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen serius pemerintah dalam menjaga kualitas program pemenuhan gizi bagi anak-anak Indonesia.

“Standar operasional dan kualitas layanan tidak boleh ditawar, terutama karena program ini menyangkut masa depan generasi bangsa,” ungkap Ramses Sitorus dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/3/2026)
Ramses menyebutkan, langkah suspend bukanlah bentuk hukuman semata, melainkan upaya pembenahan agar seluruh SPPG dapat beroperasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Menyambut Usia ke-68, Kodam XIII/Merdeka Perkuat Semangat Prajurit Melalui Bantuan dan Perhatian

Ramses berharap kondisi ini menjadi alarm bagi seluruh pengelola SPPG di Indonesia untuk melakukan evaluasi internal secara menyeluruh.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas manajemen, pengawasan distribusi makanan, hingga pemenuhan standar kebersihan dan keamanan pangan.
Lebih lanjut, Ramses menyampaikan bahwa keberhasilan program pemenuhan gizi sangat menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa mendatang.
“Langkah tegas BGN sudah tepat agar tidak ada kompromi terhadap standar yang dapat berdampak pada kesehatan anak-anak,” tegasnya.

Ramses juga menyebut bahwa asa cita Presiden Prabowo untuk memajukan anak Indonesia melalui pemenuhan gizi yang berkualitas harus didukung oleh seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pengelola di tingkat lapangan. Tanpa komitmen bersama, tujuan besar tersebut akan sulit tercapai secara optimal.

Di akhir pernyataannya, Ramses optimistis bahwa langkah evaluatif ini akan membawa dampak positif dalam jangka panjang.
“Pembenahan yang dilakukan oleh BGN dapat memperkuat sistem pelayanan gizi nasional sehingga cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 dapat tercapai dengan generasi yang sehat dan berkualitas,” tutupnya.(redjatim)

Berita Terkait

Polsek Cerenti Tindak Lanjuti Laporan Layanan Kepolisian 110 Terkait Aktivitas PETI di Sungai Kuantan
Polres Kuansing Tertibkan 67 Rakit PETI dan 5 Asbuk di 22 TKP Dalam Sepekan
Nurul Angely Juara Bintang Radio Kuansing 2026, Pemkab Apresiasi PAPPRI dan Kominfoss
Warga Kambuhapang Pertanyakan Status Tanah Kampung dan Sawah yang Diklaim Dinas Peternakan
Wakil Ketua Yayasan hadiri Santri Saat Subuh, Perkuat Pembinaan Ibadah dan Akademik di PMT Hamka Padang
Acara Kenal Pamit Polda Sumsel Jadi Momentum Penguatan Integritas dan Pengabdian Bersama Masyarakat
Kapolda Sumsel Instruksikan Pejabat Baru Langsung Bekerja Kawal Agenda Nasional dan Kamtibmas
PMT Prof. Dr. Hamka Padang Perkuat Nilai Kepedulian, Zulkifli Aziz Jenguk Wakil Asrama Putri yang Sakit
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:11

MENUAI PROTES, PENERAPAN PARKIR DIGITAL RSUD KOTA BIMA DIDUGA CACAT PROSEDUR DAN TAK TERENCANA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:49

 BANGUN RUMAH BANGUN HARAPAN — BAZNAS NTB BERSAMA BAZNAS KOTA BIMA BINA CALON PENERIMA RUMAH LAYAK HUNI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:35

SIARAN PERS  BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:37

MEDAN BATU LEBIH BERAT, UPAH CUMA Rp15 RIBU PER METER — SAMA AJA HISAB KERINGAT RAKYAT, BAPEKA-NTB SOROT KETIMPANGAN PROYEK SPAM RITE

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:57

KETUA KOMISI I DPRD KOTA BIMA HADIRI HUT KE-81 TNI: PERKUAT SINERGI, JAGA KEDAULATAN DAN KETENANGAN DAERAH

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:49

Hadiri Parade HUT ke-81 TNI, Kapolda Sumsel Tekankan Soliditas TNI-Polri

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:23

REAKSI KERAS KORWIL KSBSI NTB / KETUA DPC FSBSI BIMA ATAS PUTUSAN MA LALU: SOMASI PONPES IMAM SAFI’I KOTA BIMA DAN SERET OKNUM PNS PELANGGARAN BERAT KE BKN, KEMENDAGRI, DAN POLDA NTB

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:32

Ketua Umum DPP GMR Soroti Gangguan Jaringan Dukcapil Kabupaten Bima, Sudah Tiga Hari Masyarakat Menanti Kepastian Pelayanan

Berita Terbaru