RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dari Seni hingga E-Sport, Bhayangkara Expresia Jadi Ruang Positif bagi Anak Muda Lubuk Linggau

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUBUK LINGGAU //TintaPos.Com// – Semangat Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Lubuk Linggau dikemas dalam balutan kreativitas, olahraga, seni, dan budaya melalui Bhayangkara Expresia 2026. Kegiatan yang digelar Polres Lubuk Linggau Polda Sumsel ini menjadi ruang kolaborasi antara Polri dan generasi muda untuk menyalurkan bakat, membangun karakter, serta memperkuat semangat persatuan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, S.H., S.I.K., M.I.K., di Taman Olahraga Megang (TOM), Sabtu (27/6/2026). Pembukaan turut dihadiri Wali Kota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat, M.I.Kom., Dandim 0406 MLM Letkol Inf. Danny Steven Surbakti, S.A.P., M.M., Sekda Kota Lubuk Linggau Ir. H. Trisko Defriansyah, S.T., Forkopimda, Ketua PC Bhayangkari Lubuk Linggau Ny. Vany Adithia, para Pejabat Utama Polres Lubuk Linggau, kepala sekolah SMA dan SMK se-Kota Lubuk Linggau, serta ratusan peserta.

Sebanyak 364 peserta dari 16 sekolah mengikuti 16 kategori perlombaan dan lebih dari 30 rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari. Beragam kompetisi digelar mulai dari tari kreasi, dance, mural, musik akustik, vokal, puisi, story telling, seni silat, basket, street soccer, boxing, e-sport, Pocil, Duta Lalu Lintas, hingga penampilan komunitas kreatif dan pelaku UMKM lokal.

Melalui Bhayangkara Expresia 2026, Polres Lubuk Linggau menghadirkan peringatan Hari Bhayangkara yang lebih dekat dengan generasi muda. Festival ini menjadi ruang positif bagi pelajar dan komunitas kreatif untuk mengembangkan potensi, memperluas jejaring, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri melalui kompetisi yang sehat.

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi mengatakan bahwa Polri ingin menjadi bagian dari tumbuh kembang generasi muda dengan menghadirkan kegiatan yang inspiratif, edukatif, dan produktif.

“Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai sebagai momentum memperkuat kebersamaan dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Kami ingin menghadirkan ruang yang dapat mendorong mereka terus berkarya, berprestasi, dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan bahwa pembinaan terhadap generasi muda tidak hanya dilakukan melalui pendekatan keamanan, tetapi juga dengan menyediakan wadah yang mampu mengarahkan energi dan kreativitas mereka ke kegiatan yang bermanfaat.

Baca Juga:  Aktivitas Pemurnian Emas di Rawang Oguang Belum Tersentuh Hukum, Masyarakat minta Kapolda Riau menekankan Kapolres Kuansing untuk Tindak Usaha Pemurnian Emas Ilegal

“Ketika anak-anak muda memiliki ruang untuk berkarya, berkompetisi, dan berkolaborasi, mereka akan lebih fokus mengembangkan kemampuan serta terhindar dari berbagai bentuk pergaulan negatif. Itulah semangat yang ingin kami bangun melalui Bhayangkara Expresia,” tambahnya.

Kegiatan ini memiliki nilai strategis sebagai upaya Polri membangun kedekatan dengan kalangan pelajar dan komunitas kreatif. Festival tersebut menjadi media pembinaan karakter yang menanamkan nilai sportivitas, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat kompetisi yang sehat.

Selain menjadi ajang unjuk bakat, Bhayangkara Expresia juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM, komunitas seni, dan pegiat olahraga untuk berkolaborasi. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam satu kegiatan memperkuat semangat kebersamaan serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan ini sejalan dengan program Kapolda Sumsel “Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini”, yang mendorong seluruh personel Polri untuk menghadirkan manfaat nyata melalui pembinaan generasi muda, penguatan kreativitas, dan pemberdayaan potensi masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pendekatan humanis kepada generasi muda menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga keamanan dan menciptakan lingkungan sosial yang sehat.

“Polri ingin hadir sebagai sahabat generasi muda. Melalui kegiatan seperti Bhayangkara Expresia, kami membuka ruang bagi anak-anak muda untuk berkarya, berprestasi, dan mengembangkan kemampuan mereka dalam lingkungan yang positif. Semakin banyak ruang kreatif yang tersedia, semakin besar pula peluang mencegah mereka dari pengaruh negatif,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

Selama pelaksanaan kegiatan, Polres Lubuk Linggau menerapkan pengamanan secara terbuka dan tertutup guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Melalui Bhayangkara Expresia 2026, Polres Lubuk Linggau menegaskan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar perayaan institusi, tetapi menjadi momentum mempererat sinergi dengan masyarakat, membangun optimisme generasi muda, serta melahirkan ruang-ruang positif yang mendukung terwujudnya Sumatera Selatan yang aman, kreatif, dan berprestasi.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru