RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Digital Literasi: Cerdas Finansial di Era Modern

- Penulis

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang //TintaPos.Com// – Perkembangan teknologi digital telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat, termasuk cara mengelola keuangan.

Beragam layanan pembayaran digital, dompet elektronik, mobile banking, hingga transaksi melalui QRIS kini menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

Namun, kemudahan tersebut harus diimbangi dengan kemampuan memahami dan mengelola keuangan secara bijak.

Di sinilah pentingnya literasi digital dan literasi finansial.

Literasi digital bukan sekadar kemampuan mengoperasikan perangkat atau aplikasi, melainkan juga memahami cara menggunakan teknologi secara aman, bertanggung jawab, dan produktif.

Ketika dikombinasikan dengan literasi finansial, masyarakat tidak hanya mampu bertransaksi secara digital, tetapi juga mampu membuat keputusan keuangan yang cerdas demi masa depan yang lebih baik.

Di era modern, transaksi non-tunai menawarkan berbagai keuntungan, mulai dari kemudahan pembayaran, efisiensi waktu, hingga pencatatan transaksi yang lebih rapi.

Riwayat transaksi digital membantu pengguna memantau pengeluaran, menyusun anggaran, dan mengevaluasi kebiasaan konsumsi.

Dengan demikian, pengelolaan keuangan menjadi lebih terukur dan transparan.

Meski demikian, kemajuan teknologi juga menghadirkan tantangan baru.

Penipuan digital, pencurian data pribadi, hingga modus phishing masih menjadi ancaman yang perlu diwaspadai.

Oleh karena itu, masyarakat harus memahami pentingnya menjaga kerahasiaan PIN, kata sandi, dan kode OTP, serta selalu memastikan transaksi dilakukan melalui platform resmi dan terpercaya.

Bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), literasi digital membuka peluang untuk berkembang.

Baca Juga:  Panggilan Peduli! Karang Taruna Kota Bima Gelar Aksi Massal Lawan Narkoba, Undang Seluruh Warga Berpartisipasi

Pemanfaatan pembayaran digital memungkinkan transaksi yang lebih cepat, memperluas jangkauan pelanggan, dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Selain itu, pencatatan transaksi yang terdokumentasi dengan baik dapat menjadi dasar dalam mengembangkan usaha dan mengakses layanan pembiayaan.

Generasi muda juga memiliki peran penting dalam membangun budaya finansial yang sehat. Kemudahan berbelanja melalui aplikasi digital harus diimbangi dengan kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan.

Pengelolaan keuangan yang disiplin sejak dini akan membantu menciptakan generasi yang mandiri, produktif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Pemerintah, dunia pendidikan, lembaga keuangan, dan perusahaan teknologi memiliki tanggung jawab bersama untuk meningkatkan literasi digital dan finansial masyarakat.

Edukasi yang berkelanjutan akan menciptakan masyarakat yang tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kesejahteraan.

Pada akhirnya, digitalisasi bukan sekadar tentang perubahan cara bertransaksi, melainkan tentang membangun pola pikir baru dalam mengelola keuangan.

Masyarakat yang memiliki literasi digital dan finansial yang baik akan lebih siap menghadapi perkembangan zaman, terhindar dari berbagai risiko keuangan, serta mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana mencapai kesejahteraan.

Digital literasi adalah kunci, sedangkan kecerdasan finansial adalah bekal. Ketika keduanya berjalan beriringan, masyarakat Indonesia akan semakin siap menghadapi era modern dengan lebih cerdas, aman, dan sejahtera.(*Ziqro)

Berita Terkait

Wujudkan Pelayanan Presisi, Astamaops Kapolri Komjen Pol M Fadli Imran Tinjauan Polda Sulut
Kajati Sumbar Terima Kunjungan Silaturahmi Rektor UNP, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan
Tim UAR Jakarta Utara Santuni Pengungsi UNHCR Jakarta, Wujud Kepedulian Sesama
KETUA UMUM GANISA: Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia Peduli Generasi Penerus Bangsa Bersama kita Wujudkan Indonesia Emas
BAZNAS Kota Padang Buka Program Bantuan Penyelesaian Tugas Akhir bagi Mahasiswa
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..
Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44

VIRAL! BALIHO “BUKAN PROMO KONSER, CUMAN NAGIH JANJI”, DI AMA HAMI BIMA,TOLONG LUNASI UTANGMU

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:28

VIRAL Oknum Polisi Tampar Siswa SMP di Nggembe Bima! Warga Meledak Marah, Jalan Raya Diblokir Total

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:08

Membanggakan, Polwan Polres Mentawai Goes Internasional

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:01

Respon Cepat Satreskrim Polres Lubuk Linggau, Pelaku Pembakaran Diamankan Hanya Hitungan Jam

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:58

Densus 88 AT Polri Bekali 775 Siswa SMA di Palembang Cegah Paham IRET di Era Digital

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:46

SKANDAL MAFIA IJAZAH PADANG : DIANCAM 5 TAHUN PENJARA OLEH UU SISDIKNAS, KETUA PKBM FARILLA ILMI HANYA DIVONIS 5 BULAN! DI MANA KEADILAN

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:52

Tak Ada Tanggapan, Aliansi Pemuda Lakukan Penyegelan SDN 4 Sape; Ahli Waris: Tanah Wasiat Belum Dapat Penggantian Layak

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:31

Saat Audensi,Dinas Dikpora Bima Dituduh Hindari Tanggung Jawab: Berlindung di Balik Aturan yang Belum Sah untuk Program Revitalisasi Sekolah

Berita Terbaru