RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Drama Di Lapangan Mini Soccer : Kiper Adit Minta Istirahat, Polairud Bantai Wartawan 12-7

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BITUNG //TintaPos.Com// – Meskipun berlabel pertandingan persahabatan, kenyataannya di lapangan Bro Mini Soccer, Pinokalan, jauh lebih seru dan panas. Dalam rangka mempererat solidaritas dan sinergi, Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara menggelar laga futsal melawan awak media yang tergabung dalam Jurnalis Biro Bitung.

Pertandingan ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga menjadi panggung hiburan yang penuh tawa, drama, dan tentu saja, banyaknya gol yang tercipta.

Sorotan utama tertuju pada sosok Direktur Polairud sendiri, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas. Meski usianya sudah menginjak 51 tahun, kelincahannya menguasai bola sungguh luar biasa.

Di awal pertandingan, dengan tenang dan penuh percaya diri, Kombes Pol Bayuaji melepaskan tembakan keras yang tak bisa dijangkau oleh kiper tim wartawan, Adit. Bola meluncur deras ke pojok gawang, mencetak gol perdana untuk tim Polairud.

“Niat awalnya cuma main-main, tapi yang terjadi di lapangan malah lebih mirip sesi latihan menembak… ke arah gawang wartawan,” canda salah satu peserta.

Babak pertama menjadi momen yang paling “menyedihkan” bagi kiper tim media, Adit. Gawang yang dijaganya seolah menjadi “tempat nongkrong” favorit bola. Serangan demi serangan datang bertubi-tubi tanpa henti.

Hingga akhirnya, sang kiper harus “angkat tangan” baik secara harfiah maupun emosional, meminta waktu istirahat sejenak. Kalau gawang bisa bicara, mungkin kalimatnya adalah: “Saya butuh waktu… dan mungkin juga pelukan.”

Baca Juga:  Warga RT 002 RW 017 Perumnas 3 Aren Jaya Gelar Silaturahmi Lebaran, Pererat Kebersamaan di Hari Raya

Di penghujung babak pertama, skor berubah menjadi 4-2 untuk keunggulan tim Polairud.

Memasuki babak kedua, situasi mulai berubah drastis. Bukan karena taktik jitu, melainkan stamina tim wartawan yang satu per satu mulai “pamit undur diri”.

Alih-alih bertanding, beberapa awak media lebih memilih duduk manis di pinggir lapangan, beralih fungsi menjadi penonton dan komentator dadakan. Pertandingan pun perlahan berubah menjadi “Polairud vs Polairud featuring Wartawan”.

Dengan dominasi yang sangat jelas, serangan terus mengalir. Hingga peluit panjang berbunyi, skor akhir menunjukkan angka 12-7. Kemenangan telak dipersembahkan oleh tim Ditpolairud Polda Sulut.

Meski kalah telak dalam hitungan angka, tim wartawan Bitung mengaku tetap menjadi pemenang dalam hal lain.

“Kami mungkin kalah skor, tapi kami unggul dalam jumlah cerita lucu dan kenangan manis yang bisa dibawa pulang. Laga ini membuktikan bahwa hubungan Polri dan Pers sangat solid, bahkan di dalam lapangan pun kami tetap kompak bercanda,” ujar salah satu jurnalis.

Kegiatan ini sukses mempererat tali persaudaraan, membuktikan bahwa di balik seragam dan tugas masing-masing, ada kebersamaan yang hangat dan kekeluargaan yang erat.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru