RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Ecogrow Mom PTBA, Wujud Nyata Pemberdayaan Perempuan Berbasis Urban Farming di Tanjung Karangan

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung karangan, //TintaPos.Com// – 26 Februari 2026-PT Bukit Asam (persero) Tbk terus menujukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui Program Binaan EcoGrow Mom. Program ini merupakan pengembangan dari kegiatan pembibitan yang sebelumnya digagas PTBA melalui Siba Pembibitan di Desa Tanjung Karangan.

Awalnya, Siba Pembibitan hanya membina ibu-ibu dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk eks pekerja PETI, untuk beralih ke usaha produktif berupa pembibitan pohon kayu keras dan buah. Dari proses pembinaan tersebut, lahirlah Kelompok Wanita Tani (KWT) Utun Makmur pada awal 2025 sebagai wadah pemberdayaan perempuan desa.

Kemudian pada akhir 2025, PTBA melalui Program EcoGrow Mom memperluas pembinaan dengan fokus tidak hanya pada pembibitan pohon untuk dijual, tetapi juga pada budidaya tanaman dapur guna memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Corporate Secretary Division Head Eko Prayitno mengungkapkan, Program ini mendorong pemanfaatan limbah rumah tangga seperti karung bekas sebagai media tanam, serta optimalisasi pekarangan rumah dan lahan desa dengan pendekatan urban farming dan pertanian rumah tangga.

“Program ini untuk meningkatkan kapasitas perempuan desa melalui pelibatan aktif ibu rumah tangga, eks pekerja PETI, dan masyarakat berpenghasilan rendah dalam kegiatan pertanian berkelanjutan,” jelas Eko.

Eko menambahkan, Program Binaan EcoGrow Mom juga mendorong ketahanan pangan keluarga dan desa, mengoptimalkan lahan produktif, mengembangkan pembibitan ramah lingkungan, serta membangun ekonomi sirkular berbasis rumah tangga melalui pengolahan limbah menjadi sumber daya pertanian.

Dengan pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan, PTBA berharap Program EcoGrow Mom dapat membuka peluang ekonomi baru, memperkuat solidaritas kelompok, serta menegaskan peran perempuan sebagai motor penggerak pembangunan desa yang berdaya dan mandiri.

Baca Juga:  Ribuan Bibit Pohon Warnai Milad ke - 42 Mas Rio

Ketua KWT Utun Makmur, Tuti, menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan PTBA melalui Program Binaan EcoGrow Mom.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PTBA dalam program EcoGrow Mom yang manfaatnya sangat banyak sekali. Dengan dibentuknya KWT ini kami jadi banyak belajar ilmu, baik di bidang perkebunan maupun sosial,” terangnya.

Diakui Tuti, sejak ada program ini, antar warga jadi lebih sering berinteraksi dan belajar bersama. Hal ini yang kemudian membuatnya menjadi sangat terhibur di tengah kesibukan sebagai ibu rumah tangga.

“Kami juga belajar bagaimana berkebun dan memanfaatkan lingkungan rumah masing-masing. Sejak bergabung, halaman rumah kami tertata rapi penuh dengan tanaman sayur. Selain untuk konsumsi sendiri, sebagian bisa saling berbagi bahkan memiliki nilai ekonomi yang sangat membantu. Terima kasih untuk Tim Sustainability PTBA, maju terus PTBA,” sambung Tuti.

Secara rinci, tahapan pelaksanaan Program EcoGrow Mom meliputi pembinaan awal berupa sosialisasi dan pelatihan dasar pembibitan serta pemanfaatan limbah rumah tangga; produksi sekitar 5.000 bibit sayuran dengan media sederhana; pemanfaatan lahan desa seluas kurang lebih 1 hektar serta pekarangan rumah anggota untuk kegiatan urban farming; hingga pendampingan dan monitoring berkelanjutan oleh PTBA bersama fasilitator internal maupun eksternal.(Pewata enjoi)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru