RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

GANISA BERSAMA BNN KARAWANG PERKUAT PERTAHANAN REMAJA: SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA MERESAP DI SMA NEGERI 7 TAMBUN SELATAN

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tambun Selatan, //TintaPos.Com// – 19 Juni 2026 – Lingkungan pendidikan kembali dijadikan benteng utama melawan ancaman narkoba. Gerakan Anti Narkoba Indonesia (GANISA) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karawang sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang menarik dan menyentuh di lingkungan SMA Negeri 7 Tambun Selatan. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran dini serta membekali siswa dengan wawasan dan keberanian untuk menolak segala bentuk peredaran dan penggunaan zat berbahaya.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Tambun Selatan, Ibu Dian Widyasari, S.Hum., M.Pd, didampingi Koordinator Bidang Kesiswaan, Ibu Ira Etsuko. Dari jajaran pemateri dan pengurus GANISA hadir Eka Oktaviani (Wakil Sekretaris Jenderal DPP GANISA) serta Ustadz Imam Zarkasih (Deputi Bidang Rehabilitasi DPP GANISA) Wawan Kustiawan (Komandan Satgas Dpp Ganisa) Sementara itu, perwakilan resmi BNN Kabupaten Karawang yang turut hadir dan memberikan materi utama adalah Bapak Mohammad Khoirul Anam, S.Sos.I – Penyuluh Narkoba Ahli Muda sekaligus Ketua Tim P2M, serta didampingi oleh Nira Rum Winangkis (Perencana Ahli Muda BNN Karawang).

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Ibu Dian Widyasari menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif kolaborasi ini. “Sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu akademik, tetapi juga tempat membentuk karakter dan masa depan anak bangsa. Kehadiran GANISA dan BNN Karawang memberikan kekuatan tambahan bagi kami, agar siswa tidak hanya tahu bahayanya, tetapi benar-benar sadar dan bertekad tegas menjauhinya. Kami berharap siswa SMAN 7 Tambun Selatan menjadi pelopor lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan bebas narkoba,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapolsek Cerenti IPTU Peri Padli Lakukan Pengecekan Lahan Ketahanan Pangan, Dukung Program Nasional

Penyampaian materi dikemas secara interaktif dan disesuaikan dengan pola pikir remaja. Bapak Mohammad Khoirul Anam menekankan bahwa narkoba bukanlah solusi, melainkan pintu masuk kehancuran. “Di usia emas ini, setiap siswa memiliki potensi besar untuk berprestasi. Narkoba akan merampas fisik, akal sehat, hingga cita-cita yang telah dibangun. Pilihan ada di tangan kalian: memilih jalan sehat yang cerah, atau terjebak dalam jeratan yang sulit dilepaskan,” jelasnya di hadapan ratusan siswa yang hadir dengan antusias.

Sementara itu, perwakilan GANISA, Eka Oktaviani dan Ustadz Imam Zarkasih, Wawan Kustiawan , menyampaikan pendekatan yang menyatukan aspek kesehatan, hukum, dan nilai-nilai kehidupan. “GANISA hadir sebagai ‘Pejuang Kemanusiaan’ yang berdiri bersama siswa, sekolah, dan pihak berwenang. Kami ingin menanamkan prinsip bahwa menolak narkoba adalah bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, agama, dan bangsa,” ungkap Eka. Ustadz Imam juga menambahkan bahwa kekuatan iman dan lingkungan pertemanan yang positif adalah perlindungan paling ampuh bagi remaja. Wawan Kustiawan Menyampaikan bahwa Generasi Emas Bangsa tidak boleh lepas dari perhatian kita bersama,karna Merekalah Ujung tombak Bangsa kedepannya.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjadi agen penyebar informasi di lingkungan masing-masing. Para siswa tampak antusias dan berjanji akan menerapkan sikap tegas “Just Say No!” terhadap segala ajakan yang mengarah pada narkoba.

GANISA dan BNN Karawang menegaskan bahwa kerja sama ini tidak berhenti di satu kegiatan saja, melainkan akan terus dikembangkan menjadi program berkelanjutan demi menjaga generasi muda Indonesia tetap sehat, berprestasi, dan bermanfaat.

(S.Lintang Tp)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru