RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Kembali Beraktivitas Pelaku Setingkai di Dusun Jirak, Anggap Remeh Razia Polsek Benai, Hukum di Abaikan

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 04:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto : Kantor Polsek Benai

Kuansing //TintaPos.Com// – Banyak kasus kematian yang di sebabkan oleh aktivitas PETI di kabupaten Kuantan Singingi tapi hal tersebut tidak membuat jerah oknum oknum pelaku perusak lingkungan, APH seharusnya lebih bergerak cepat untuk tidak adanya terjadi hal yang buruk kedepannya.

Sekarang tepatnya di dusun jirak desa tebing tinggi kecamatan benai kembali marak Dan secara terang terangan aktivitas PETI dengan menggunakan setingkai beroperasi.

Ini merupakan suatu pukulan telak bagi aparat penegak hukum khususnya Polsek Benai, karena belum lama kegiatan tersebut di tertibkan tapi sudah kembali lagi beroperasi.

“Ya benar, aktivitas mesin Setingkai kembali bekerja dengan lancar disana, walau sudah pernah diterbitkan oleh pak polisi, tapi mereka seakan cuek saja dan dengan santai bekerja, seperti adanya permain yang rapi untuk dapat melakukan pekerjaan tersebut, ” Ujar seorang narasumber

Baca Juga:  MWC NU Pragaan Bagi Takjil dan Gelar Doa Bersama,Tebar Kepedulian Ramadan Di Hati Masyarakat Dan Warga Pemakai Jalan Raya

Saat dikonfirmasi kapolsek benai
IPDA Muhammad Ali Sodiq, S.Psi, Terkait beraktivitas kembali aktivitas peti Setingkai di dusun Jirak dia cuma membalas dengan singkat “seperti berita kemarin”

Lebih lanjut saat di mintai tanggapannya kapolsek malah melontarkan pertanyaan balik “udah kesana? ” Tanya nya singkat, pertanyaan dari kapolsek ini menjadi tanda tanya juga, ?

Dengan tegas kapolsel benai mengatakan “Ya kalau aktivitas lagi kita tindak,” Jelas nya dengan tegas

Semoga aktivitas peti ini dapat benar-benar di tindak oleh aparat penegak hukum.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru