RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Ketua Umum UAR Tutup Pelatihan USAR 2026, Personel Agar Terus Tingkatkan Kapasitas

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 12:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG //TintaPos.Com// – Ketua Umum Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR), H. Endang Sudrajat, S.T., M.T., secara resmi menutup Pelatihan Urban Search and Rescue (Urban SAR/USAR) Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat hingga Ahad (19–21 Juni 2026), di Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Kota Serang.

Dalam sambutannya, Endang Sudrajat menegaskan bahwa pelatihan bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan langkah awal untuk meningkatkan kemampuan personel menuju standar tim USAR yang lebih tinggi. Ia berharap Tim USAR UAR mampu berkembang hingga mencapai klasifikasi minimal Medium Team sesuai standar International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG).

“Pelatihan ini bukan tujuan akhir. Setelah kembali ke daerah masing-masing, seluruh personel harus terus meningkatkan kapasitas diri. Belajar bisa dilakukan melalui webinar, seminar, pelatihan lanjutan, maupun berbagai media pembelajaran daring. Kesiapsiagaan harus terus dijaga,” ujar Endang.

Ia mengingatkan, siklus kerja tim Urban SAR tidak berhenti pada pelaksanaan operasi penyelamatan. Setelah tahap kesiapsiagaan, mobilisasi, operasi, demobilisasi hingga pasca-operasi, personel harus kembali mempersiapkan diri melalui latihan fisik, peningkatan keterampilan teknis, serta pengembangan wawasan terkait berbagai disiplin ilmu Urban SAR.

Ketum UAR mendorong seluruh peserta untuk terus mendalami berbagai kemampuan teknis seperti High Angle Rescue Tecchnique (HART), Collapsed Structure Search and Rescue (CSSR), Confined Space Rescue (CSR), Vehicle Accident Rescue (VAR), Medical First Responder (MFR), Water Rescue (WR) dan kompetensi pendukung lainnya yang dibutuhkan dalam operasi penyelamatan perkotaan.

“Tujuan kita masih panjang dan jauh lebih besar dari pelatihan ini. Karena itu saya berharap seluruh personel tetap istiqamah, sabar menjalani proses, tidak mudah lelah dan tidak mudah putus asa. Dengan niat yang ikhlas, insya Allah Allah akan memudahkan langkah kita dalam menjalankan amanah kemanusiaan,” katanya.

Ketua Umum UAR menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus UAR wilayah (Korwil), pengurus daerah (Korda), peserta pelatihan, serta Kantor SAR Banten yang telah memberikan dukungan dan kesempatan kepada UAR untuk melaksanakan pelatihan bersama instruktur Basarnas.

“Atas nama Pengurus Pusat UAR kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, khususnya Kantor SAR Banten beserta para instruktur yang telah membimbing peserta selama pelatihan berlangsung,” ujar Endang Sudrajat dilanjut dengan menutup kegiatan, ”Dengan ini Pelatihan USAR 19 hingga 21 Juni 2026 secara resmi ditutup.”

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Polsek Air Kumbang Gerakkan Masyarakat Desa Rimba Jaya Dukung Program Swasembada Pangan Nasional BANYUASIN

Sebelumnya, Sutrisno salah satu instruktur yang mewakili Kepala Kantor SAR Banten menyampaikan apresiasi kepada UAR atas semangat dan kesungguhan para peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pembelajaran terdapat sikap tegas dari para instruktur.

“Kami mewakili seluruh instruktur menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses pembelajaran terdapat pendekatan yang dirasakan cukup keras. Semua itu dilakukan semata-mata demi keberhasilan peserta dan keselamatan saat melaksanakan operasi SAR di lapangan,” kata Sutrisno.

Selama tiga hari pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik lapangan dari instruktur Basarnas Banten, yakni Sutrisna, Reza, Vicky, dan Fauzan. Selain itu, Ketua Umum UAR juga memberikan materi tentang pengenalan Urban SAR dan klasifikasi INSARAG pada Sabtu malam.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelaksanaan simulasi Urban SAR yang mengintegrasikan seluruh materi pelatihan. Dalam skenario latihan, digambarkan terjadi gempa bumi berkekuatan 8,4 magnitudo yang menyebabkan keruntuhan bangunan di sebuah kota. Tim UAR-10 mendapat tugas dari Basarnas untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan terhadap korban yang terjebak di bawah reruntuhan material seberat sekitar tiga ton.

Sebanyak 25 personel diterjunkan ke lokasi simulasi. Setelah melakukan koordinasi dengan aparat lingkungan setempat dan memberi pengertian kepada keluarga korban, tim melaksanakan operasi penyelamatan sesuai prosedur Urban SAR dan standar INSARAG.

Operasi diawali dengan pengumpulan informasi primer dan sekunder, penandaan lokasi menggunakan sistem INSARAG Marking, hingga pembukaan akses menuju titik korban melalui teknik pembobolan struktur bangunan yang runtuh. Setelah enam jam operasi, tim berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi selamat meskipun mengalami cedera pada bagian leher dan kaki.

Keberhasilan simulasi tersebut menjadi bukti peningkatan kemampuan peserta dalam menerapkan prosedur Urban SAR secara terintegrasi, mulai dari asesmen, pencarian, akses, ekstrikasi hingga penanganan medis awal terhadap korban. [AM]

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru