RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

KLARIFIKASI LURAH KENDO: KAMI SUDAH USULKAN, TAPI KEWENANGAN ADA DI DINAS SOSIAL!

- Penulis

Minggu, 12 April 2026 - 13:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA //TintaPos.Com/ – Minggu,12 April 2026 Menanggapi pemberitaan dan keluhan masyarakat terkait ketidaktepatan sasaran bantuan sosial, Lurah Kendo, Ahmad, S.Sos, memberikan penjelasan melalui pesan WhatsApp kepada Wartawan Tinta Pos.

Dalam penjelasannya, pihak kelurahan mengaku sudah menjalankan tugas dengan melaporkan dan mengusulkan nama-nama warga tidak mampu, termasuk Ibu Maimunah, ke Dinas Sosial dan Pendamping PKH.

“Terus terang kami dari pihak kelurahan memang tugasnya melaporkan dan mengusulkan. Tapi kembali lagi, Dinas Sosial dan Pendamping PKH lah yang turun melakukan survei, merekalah yang punya urusan selanjutnya. Kami taunya hanya menerima nama-nama hasil verifikasi dari mereka,” tulis Ahmad, S.Sos.

Mereka juga mengaku sering memprotes ke Dinas Sosial terkait warga yang layak namun tidak terakomodir, dengan alasan yang sering muncul adalah soal “kenaikan desil” atau perubahan data.

“Kendala kami adalah tidak diberi wewenang untuk menentukan mana yang layak dan tidak. Kami hanya menerima hasil verifikasi dari mereka,” tambahnya.

Baca Juga:  KETUA DPD GANISA SERAM BAGIAN BARAT MENGUCAPKAN: Dirgahayu Bhayangkara ke-80 Polri Mengabdi untuk Masyarakat

 

DITEGASKAN BERDASARKAN UU KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK

Dalam kesempatan tersebut, Wartawan Tinta Pos juga menegaskan kepada Lurah terkait hak masyarakat untuk mengetahui informasi, berdasarkan UNDANG-UNDANG NOMOR 14 TAHUN 2008 TENTANG KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK.

Bahwa setiap informasi yang berkaitan dengan urusan publik, termasuk data penerima bantuan, TIDAK BOLEH DITUTUP-TUTUPI dan wajib disampaikan secara transparan kepada masyarakat.

JAWABAN LURAH: PERLU KONFIRMASI DAHULU, TAKUT JADI SASARAN

Menanggapi penegasan tersebut dan saat dimintai keterangan lebih detail terkait data-data yang bermasalah, Lurah Ahmad, S.Sos memberikan jawaban.

“Maaf bang, berkaitan dengan nama-nama data itu, kita perlu konfirmasi dulu dengan Dinas Sosial. Takutnya kita kelurahan jadi sasaran,” demikian jawaban singkat Lurah dalam pesan WhatsApp-nya.

Jawaban ini menandakan bahwa hingga saat ini, pihak kelurahan belum bisa memberikan kepastian atau data rinci secara mandiri, dan menyerahkan sepenuhnya penjelasan lebih lanjut kepada instansi terkait di tingkat atas.

Red.
(Adim Kaperwil-ntb)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 193 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru