RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

“Kota Bonsai Nasional” Jadi Icon Ekonomi Kreatif Kabupaten Situbondo

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 15:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo //TintaPos.Com// – Dalam waktu persiapan sekitar satu bulan, sebanyak 500 pohon bonsai berhasil dikumpulkan, berasal dari berbagai wilayah seperti Bengkulu, Sukabumi, Bogor, Jakarta, Bali, Lombok, Bekasi, Madura, Lumajang, hingga Pasuruan.

Presiden Rumah Bonsai Indonesia (RUBI), Prof Zudan Arif Fakrulloh, mendorong Kabupaten Situbondo menjadi ‘the city of bonsai’ atau kota bonsai nasional. Hal tersebut disampaikan dalam Festival Bonsai Nusantara RUBI Bupati Cup 2026 di Situbondo, Jumat (10/4/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Zudan Arif mengapresiasi langkah Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio), yang kembali menghidupkan festival bonsai setelah vakum selama sekitar 10 tahun sejak terakhir digelar pada 2016.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Mas Rio yang telah menghidupkan kembali Festival Bonsai ini. Setelah satu dekade vakum, kini bisa kembali terselenggara dengan baik,” ujar Prof Zudan Arif.

“Ini menunjukkan Situbondo memiliki daya tarik yang tidak terbantahkan. Para pegiat bonsai dari berbagai daerah datang dan mengirimkan karyanya ke sini,” katanya.

Ia menilai, kebangkitan festival ini menjadi momentum penting untuk mengangkat potensi bonsai Situbondo yang dinilai sangat besar. Hal itu terbukti dari antusiasme peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga:  Muhammadiyah Banyuwangi Siapkan Titik Salat Id, Ini Lokasinya

Menurutnya, besarnya potensi tersebut membuka peluang bagi Situbondo untuk menjadi pusat bonsai nasional, bahkan destinasi utama bagi pecinta bonsai tanpa harus pergi ke luar negeri seperti Taiwan, China, maupun Jepang.

“Ke depan, orang tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Cukup datang ke Situbondo untuk menikmati keindahan bonsai, melihat, hingga membelinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof Zudan Arif menegaskan bahwa bonsai asal Situbondo memiliki nilai ekonomi tinggi dan sangat layak jual. Ia bahkan mengaku sempat menawar seluruh koleksi bonsai dalam festival tersebut hingga mencapai Rp1,2 miliar.

“Namun tidak ada yang bersedia melepas. Itu menunjukkan nilai bonsai di sini sangat tinggi dan prospeknya besar,” ucapnya.

Berbagai jenis bonsai unggulan ditampilkan dalam festival tersebut, di antaranya Sancang, Santigi, Anting Putri, Waru, dan Beringin.

“Di masyarakat sebenarnya banyak sekali bonsai berkualitas. Ini bisa menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang perlu terus dikembangkan,” pungkasnya.

Prof Zudan Arif menambahkan, potensi bonsai di tengah masyarakat sering kali belum disadari secara optimal. Padahal, jika dikelola dengan baik, bonsai dapat menjadi salah satu sektor ekonomi kreatif yang menjanjikan bagi daerah.(DO’A)

Berita Terkait

Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 11:11

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU GONCANGKAN DIKPORA DAN BKPSDM KOTA BIMA: TEGAKKAN HUKUM TERHADAP OKNUM GURU YANG JADI RENTENIR ILEGAL

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:37

BAPEKA-NTB: BERDASARKAN DATA BPJS KETENAGAKERJAAN BIMA — PT PRIBUMI CAHAYA AGUNG UTAMA HANYA BERI 2 DARI 4 PROGRAM JAMINAN SOSIAL, ANCAMAN PENUTUPAN OPERASIONAL

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:34

FIRGIAWAN, S.H. – WUJUD IMPIAN DAN PERJUANGAN, BERKAT DOA DAN PENGORBANAN ORANG TUA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:22

KETUA RT WINDRA KECEWA: LURAH TIDAK TEGAS SANKSI PENYIMPANGAN KOORDINATOR EL, SEAKAN MEMBERIKAN RUANG PENGAMBILAN JABATAN

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:48

Proyek Rp344 Juta Tanpa Papan, Lalu Ditempel di Pohon — BAPEKA-NTB: Itu Melanggar Semua Aturan.Di Sorot Pinjam Perusahaan

Berita Terbaru