RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Mahasiswa UMB Lakukan Survei Manajemen Bencana di Desa Aranio

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 12:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjar //TintaPos.Com// – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) Program Studi D4 Keperawatan Anestesiologi melaksanakan kegiatan survei manajemen bencana di Desa Aranio, Kecamatan Tiwingan Lama, Kabupaten Banjar. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh aparat desa yang turut mendukung pelaksanaannya, Senin (13/4/2026).

Ketua kelompok, Ahmad Ramadhani, melakukan wawancara dengan warga setempat terkait potensi dan riwayat bencana yang terjadi di wilayah tersebut. Salah satu narasumber, Julpani selaku Kepala Desa, menyampaikan bahwa bencana yang paling sering terjadi di daerah mereka adalah banjir dan tanah longsor.

Ia menyebutkan bahwa banjir pernah terjadi pada tahun 2006 dan mencapai kondisi paling parah pada tahun 2021. Selain itu, tanah longsor juga terjadi pada tahun 2021 dan kembali terjadi pada Desember 2025.

Menurut Julpani, banjir yang terjadi bukan semata-mata disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah, melainkan karena banyaknya sampah yang ditinggalkan oleh pengunjung wisata. Hal ini disebabkan karena Kecamatan Tiwingan Lama merupakan daerah yang berdekatan dengan kawasan wisata.

Baca Juga:  Polri Presisi Hadir untuk Gen Z, Polda Sumsel Gelar Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolda Cup 2026

Ia juga menambahkan bahwa kendala utama dalam pengelolaan sampah adalah kurangnya sumber daya manusia, khususnya tenaga kebersihan. Sementara itu, tanah longsor terjadi akibat kondisi tanah yang gersang saat musim kemarau, kemudian disusul hujan deras secara tiba-tiba.

Upaya pencegahan dari pemerintah sebenarnya pernah direncanakan, seperti pembangunan siring di area pinggir tanah untuk mengurangi risiko longsor. Namun, hingga saat ini rencana tersebut belum terealisasi.

Melalui kegiatan survei manajemen bencana ini, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin berupaya membantu masyarakat dalam menghadapi potensi banjir dan tanah longsor dengan menyusun peta bencana yang memuat titik-titik rawan di wilayah tersebut.

Pembuatan peta bencana ini sangat diharapkan oleh Ketua RT dan aparat desa setempat. Mereka berharap peta yang dihasilkan tidak hanya mencakup satu jenis bencana, tetapi juga mencakup kedua potensi utama di wilayah tersebut, yaitu banjir dan tanah longsor.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru