RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

NS TERSOROT KASUS AJAKAN NARKOBA DAN TUDUHAN PENIPUAN, Bukti Chatan Beredar Luas

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA, //TintaPos.Com// – 29 MEI 2026 – Nama NS menjadi perbincangan hangat dan sorotan tajam warga Kota Bima di media sosial. Hal ini bermula dari beredarnya tangkapan layar bukti chatan pesan singkat yang diduga berisi ajakan, kesepakatan harga, dan rencana pertemuan terkait penyalahgunaan barang terlarang, serta munculnya tuduhan penipuan dari pihak lain. Bukti tersebut diunggah oleh akun Ari Susanti dan menyebar luas memicu kemarahan publik.

Saat dikonfirmasi awak media, Ari Susanti membenarkan bahwa sosok yang dimaksud dalam unggahannya adalah NS, yang diketahui merupakan mantan istri dari salah satu warga masyarakat Kota Bima. Ari kemudian mengungkapkan alasan di balik penyebaran bukti tersebut, yang bermula dari persoalan pribadi yang sangat merugikan dirinya.

“Dia itu pernah memesan makanan kepada saya, tapi sampai sekarang belum dibayar. Uangnya belum dilunasi sama sekali,” ungkap Ari Susanti dengan nada kesal.

Bagi Ari, kelakuan tidak bertanggung jawab yang dilakukan NS bukanlah hal yang mengejutkan. Ia menilai tindakan tersebut adalah dampak langsung dari kebiasaan buruk yang dimiliki sosok bersangkutan. “Itu sudah ulah pemakai narkoba. Semuanya penipu, tidak bisa dipercaya, dan tidak punya rasa tanggung jawab,” tegas Ari, yang kemudian melampiaskan kekesalannya dengan menyebarkan bukti chatan lain yang dinilai jauh lebih serius dan melanggar hukum.

Sementara itu, saat awak media berusaha mengomunikasikan hal ini secara langsung kepada NS untuk meminta penjelasan atau tanggapan terkait tuduhan dan bukti yang beredar, NS sama sekali tidak memberikan pernyataan, bantahan, atau penjelasan apa pun terkait masalah ini.

Berdasarkan bukti chatan yang beredar dan diunggah Ari, terlihat jelas komunikasi antara NS dengan seorang laki-laki. Di dalam pesan-pesan tersebut terdapat kalimat-kalimat yang sangat mencurigakan dan mengarah pada tindakan penyalahgunaan narkotika.

Salah satu pesan tertulis: “Supaya gak bolak balik, Nisa mau make sama KK?”, yang kemudian dijawab persetujuan “Hmm boleh”. Dialog berlanjut membahas uang dan kesepakatan, dengan pesan “Uang abang ada berapa jujur, Kak ada uang brp? Untuk akuuu brp nanti?”, dijawab oleh NS dengan angka “Jd 400?”, dan diakhiri persetujuan “Ke sy”. Istilah dan pola pembicaraan ini dinilai warga adalah kode-kode umum yang dipakai dalam transaksi dan pemakaian barang terlarang.

Baca Juga:  Persid Jember Masuk Liga 4 Nasional, Pemkab Kebut Perbaikan Stadion Jember Sport Garden (JSG)

Tak hanya itu, ada bukti chatan tanggal 19 Mei lalu yang berbunyi: “Simpanin ja kak. Untuk mada, mada mau kesituu tapi mada mandi diu samporo kak iyaa?”, disertai pengiriman nomor kontak. Hal ini semakin menguatkan dugaan adanya rencana pertemuan nyata untuk keperluan yang melanggar hukum.

Unggahan tersebut disertai keterangan bahasa daerah: “ake chat angi la Anissa Khusnul Maulidyah labo mone ke rece doho hinti narkoba, dasar siwe narkoba ede kukeko mpanga kaina”, yang artinya menyebut NS berkomunikasi dan berurusan uang untuk narkoba, serta perilakunya sangat memalukan.

Masyarakat Kota Bima merespons dengan kemarahan besar. Adanya bukti chatan soal narkoba ditambah tuduhan penipuan dan tidak bertanggung jawab atas pembayaran makanan, membuat publik menilai NS telah melanggar hukum sekaligus merusak norma sosial. Sikap NS yang diam seribu bahasa dan tidak memberikan penjelasan apa pun saat dikonfirmasi, semakin memperkuat dugaan buruk di mata masyarakat. Warga menilai tindakannya sangat sembrono, terekam jelas dalam pesan elektronik, dan seolah tidak takut melanggar aturan.

Warga berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti kasus ini. Publik menilai ini bukan lagi dugaan, melainkan bukti kuat. Narkoba dianggap musuh besar perusak generasi, sementara tindakan menipu orang lain adalah perbuatan tercela. Jika terbukti semua tuduhan dan isi chatan itu benar adanya, NS harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di ranah hukum.

Masyarakat menuntut proses hukum tegas tanpa pandang bulu, agar memberi efek jera bagi siapa saja yang berani bermain barang terlarang atau merugikan orang lain.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau bantahan resmi dari pihak NS maupun keluarga terkait beredarnya bukti chatan, tuduhan ajakan pemakaian narkoba, maupun kasus penipuan yang dilayangkan Ari Susanti. Warga terus mengawasi dan berharap aparat segera mengusut tuntas demi menegakkan keadilan dan hukum.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bahwa jejak digital tidak akan pernah bohong, dan setiap perbuatan buruk suatu saat pasti akan terungkap serta mendapatkan balasan sesuai hukum dan norma yang berlaku.
Red.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru