RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Pemkab Tolitoli Perkuat Ketahanan Pangan, Kelompok Tani Terima Bantuan Produksi

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOLITOLI //Tintapos.com// – Pemerintah Kabupaten Tolitoli terus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan sarana dan prasarana pertanian kepada sejumlah kelompok tani yang berlangsung di Desa Lantapan, Rabu (17/6/2026).

Program yang dilaksanakan melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Tolitoli itu bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah di tengah berbagai tantangan sektor pertanian.

Bantuan yang disalurkan meliputi benih unggul, pupuk, alat dan mesin pertanian, serta dukungan pengembangan komoditas hortikultura. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu petani menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Tolitoli mengatakan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mampu mendorong peningkatan kapasitas dan produktivitas petani.

Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya sekadar dukungan sarana produksi, tetapi juga bagian dari strategi pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Pemerintah berharap seluruh bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan petani.

“Pemerintah daerah ingin memastikan para petani memperoleh dukungan yang memadai agar mampu meningkatkan hasil produksi dan mengurangi beban biaya usaha tani. Harapannya, sektor pertanian di Tolitoli semakin maju dan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian. Dukungan tersebut tidak hanya melalui bantuan sarana produksi, tetapi juga melalui pendampingan teknis, pelatihan, serta penguatan akses pemasaran hasil pertanian.

Baca Juga:  Kasdam XIII/Merdeka Sambut Kedatangan Kabasarnas di Bandara Sam Ratulangi Manado

Menurut Bupati, keberhasilan pembangunan pertanian tidak dapat dicapai hanya dengan bantuan fisik semata. Diperlukan sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan petani agar program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pendampingan oleh penyuluh pertanian lapangan akan terus diperkuat guna memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan petani. Selain itu, pemerintah juga berupaya mendorong penerapan teknologi pertanian yang lebih efektif untuk meningkatkan produktivitas lahan.

Para petani penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan sektor pertanian. Mereka menilai bantuan tersebut dapat membantu mengurangi beban produksi sekaligus mendukung peningkatan hasil usaha tani yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat pedesaan.

Bantuan yang diterima akan dikelola secara bersama oleh kelompok tani untuk menunjang kegiatan budidaya pertanian dan pengembangan usaha anggota kelompok. Dengan pengelolaan yang baik, bantuan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tolitoli menargetkan peningkatan produksi berbagai komoditas unggulan, seperti padi, jagung, dan hortikultura sepanjang tahun 2026. Peningkatan produksi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya swasembada pangan, menjaga stabilitas pasokan kebutuhan masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Tolitoli.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru