RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Penurunan Tiket Wisata Papuma Jember Tak Pengaruhi Okupansi Hotel, Tamu Hanya Mampir Semalam

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER, //Tintapos// – Awan mendung menggelayuti industri perhotelan di Kabupaten Jember pada pembuka tahun 2026. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan penurunan signifikan pada Tingkat Penghunian Kamar (TPK) yang kini terjerembap di angka 33,31 persen.

​Angka ini menjadi alarm bagi para pelaku usaha, mengingat pada periode yang sama tahun lalu, tingkat hunian masih mampu bertahan di angka 36,48 persen. Penurunan ini mencerminkan lesunya minat wisatawan atau pendatang untuk menghabiskan waktu lebih lama di “Kota Cerutu” ini.

​Tak hanya sepi peminat, mereka yang datang pun enggan berlama-lama. Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) di Jember kini tercatat hanya 1,11 hari. Artinya, mayoritas tamu hanya singgah untuk satu malam sebelum melanjutkan perjalanan.

​“RLMT untuk tamu asing bahkan lebih rendah, yakni 1,04 hari, sementara domestik 1,11 hari,” ungkap Kepala BPS Jember, Peni Dwi Wahyu Winarsi, Selasa, 3 Maret 2026.

​Peni menegaskan bahwa fungsi BPS adalah memotret realitas angka di lapangan. Mengenai alasan di balik fenomena “singgah sekejap” ini, ia menyerahkan analisisnya kepada para pemangku kebijakan dan pelaku industri.

Baca Juga:  10 Korwil UAR Ikuti Pelatihan Urban SAR di Banten

​“Kalau sampai alasan kenapa orang (enggan lama) menginap, itu biasanya ranahnya PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia),” tegasnya.

​Ironisnya, lesunya hunian hotel terjadi di tengah upaya Pemerintah Daerah yang sudah memangkas harga tiket destinasi ikonik. Sejak 2 Januari 2026, tiket masuk Pantai Papuma dan Watu Ulo telah didiskon besar-besaran, dari Rp25.000 menjadi hanya Rp15.000.

​Kebijakan ini bahkan menyumbang deflasi pada kelompok rekreasi dalam laporan inflasi daerah. Namun, “obat” penurunan harga tiket ini rupanya belum manjur untuk mendongkrak okupansi hotel.

​“Penurunan harga tiket itu tertangkap dalam data inflasi. Namun, kunjungan wisata kemungkinan masih didominasi warga lokal. Jadi, tidak otomatis menaikkan tingkat hunian kamar hotel karena mereka tidak perlu menginap,” pungkas Peni.

​Realitas pahit ini menjadi tantangan besar bagi Jember: Bagaimana mengubah citra dari sekadar kota transit menjadi destinasi yang layak disinggahi berhari-hari.(Nur/Tp)

Berita Terkait

KETUA UMUM GANISA: Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia Peduli Generasi Penerus Bangsa Bersama kita Wujudkan Indonesia Emas
BAZNAS Kota Padang Buka Program Bantuan Penyelesaian Tugas Akhir bagi Mahasiswa
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..
Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p
LPPK-NTB AKSI DI BRI CABANG BIMA: TOLAK PRAKTIK ASURANSI YANG TAK BERDASAR HUKUM DAN MERUGIKAN MASYARAKAT ,HANYA MENGUNTUNGKAN BANK
Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan
Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:53

BAZNAS Kota Padang Buka Program Bantuan Penyelesaian Tugas Akhir bagi Mahasiswa

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:03

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:40

Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:43

LPPK-NTB AKSI DI BRI CABANG BIMA: TOLAK PRAKTIK ASURANSI YANG TAK BERDASAR HUKUM DAN MERUGIKAN MASYARAKAT ,HANYA MENGUNTUNGKAN BANK

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:38

Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:18

Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:17

Residivis Curanmor Ditangkap, Polda Sumsel Bongkar Penipuan Digital Berkedok Bhayangkara Run 2026

Berita Terbaru