RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Petugas Dam Rowotamtu Ingatkan Warga jika Hujan Lebih dari 5 Jam,Siaga.

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com//-Bayang-bayang trauma luapan air yang menerjang puluhan desa, pada pertengahan Februari kemarin seolah masih menghantui.
Hal itu terus memicu kekhawatiran mendalam, terutama bagi ribuan warga yang tinggal tak jauh dari bantaran Sungai Bedadung.Potensi cuaca ekstrem masih menyelimuti wilayah Jember.

Di titik vital pengaturan air, yakni Dam Bendungan Bedadung yang berlokasi di Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, pengawasan dilakukan selama 24 jam penuh.Hal itu seiring dengan kondisi debit air yang seringkali melompat ke level waspada dalam waktu singkat.

Sehingga, secara otomatis bawa kiriman air dalam jumlah besar.Anton, salah satu petugas Penjaga Pintu Air (PPA) di bendungan tersebut, mengungkapkan bahwa intensitas hujan di wilayah hulu seringkali tidak terduga.

Hal itu diperparah dengan banyaknya anak sungai yang mengarah ke Sungai Bedadung dan semakin menambah besar volume airnya.

“Pada saat-saat tertentu, debit air atau volume sungai naik sangat cepat dan berada di level waspada,” katanya, saat memantau pergerakan air di Dam Rowotamtu.

Ia berharap warga tidak lengah, terutama saat hujan mengguyur dengan durasi lebih dari 5-7 jam. Karena risiko luapan sungai bisa terjadi kapan saja tanpa peringatan yang panjang.

Baca Juga:  Polda NTB Tegas Jaga Integritas Institusi, Menegaskan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu.

“Jadi masyarakat utamanya yang tinggal tidak jauh dari sungai, harus ekstra waspada,” tambah dia.

Laporan BPBD Jember mencatat, hujan lebat pada awal Maret 2026 kemarin telah memberikan dampak serius di beberapa titik.Prioritas penanganan difokuskan di Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, termasuk distribusi tandon air bersih dan pembersihan lumpur di fasilitas umum,” kata Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, dalam keterangan resminya, (3/3).

Berupa kenaikan debit air di Sungai Dinoyo, Kaliputih, Badean, dan Kalijompo, (yang mayoritas bermuara ke Bedadung).

Hal itu menyebabkan banjir ke pemukiman warga dengan ketinggian 40-70 cm.

Sedikitnya total 132 KK (453 Jiwa) tersebar di enam desa/kelurahan yang berada di tiga Kecamatan (Panti, Rambipuji, Kaliwates).

Banjir juga membuat beberapa fasum rusak ringan dan sekitar 111 jiwa sempat mengungsi, sebelum akhirnya kembali setelah air surut. (redjatim)

Berita Terkait

Kejati Sumbar Tingkatkan Kasus Dugaan Korupsi Dana KUR Bank Nagari Talawi ke Tahap Penyidikan
Daerah Istimewa Minangkabau: Gagasan Penguatan Adat, Budaya, dan Pembangunan Daerah
Gerakan Anti Narkotika Indonesia: GANISA Hadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Bersama BNN RI di Lido Bogor
Sejumlah Perusahaan di Kuansing Menyatakan Komitmen Dukung Pelaksanaan Festival Pacu Jalur 2026
Wujudkan Pelayanan Presisi, Astamaops Kapolri Komjen Pol M Fadli Imran Tinjauan Polda Sulut
Kajati Sumbar Terima Kunjungan Silaturahmi Rektor UNP, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan
Tim UAR Jakarta Utara Santuni Pengungsi UNHCR Jakarta, Wujud Kepedulian Sesama
KETUA UMUM GANISA: Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia Peduli Generasi Penerus Bangsa Bersama kita Wujudkan Indonesia Emas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:51

NASIB IRONIS IBU YULIANTI: KORBAN PERSELINGKUHAN MALAH DILAPORKAN DAN DIMINTA UANG RUGI RP25 JUTA

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:46

SKANDAL MAFIA IJAZAH PADANG : DIANCAM 5 TAHUN PENJARA OLEH UU SISDIKNAS, KETUA PKBM FARILLA ILMI HANYA DIVONIS 5 BULAN! DI MANA KEADILAN

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:52

Tak Ada Tanggapan, Aliansi Pemuda Lakukan Penyegelan SDN 4 Sape; Ahli Waris: Tanah Wasiat Belum Dapat Penggantian Layak

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:31

Saat Audensi,Dinas Dikpora Bima Dituduh Hindari Tanggung Jawab: Berlindung di Balik Aturan yang Belum Sah untuk Program Revitalisasi Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 23:02

Sengketa Bantuan Pendidikan SMPN 8 Lambu TA 2026: Dinas Dikbudpora Bima Tegaskan Prosedur, BAPEKA-NTB Sorot Potensi Penyimpangan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:43

LPPK-NTB AKSI DI BRI CABANG BIMA: TOLAK PRAKTIK ASURANSI YANG TAK BERDASAR HUKUM DAN MERUGIKAN MASYARAKAT ,HANYA MENGUNTUNGKAN BANK

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:00

Ditpolairud Polda Sulut Patroli Intensif Sambut Delegasi Uni Eropa

Berita Terbaru