RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

PolRes Jember Memutus Mata Rantai Kekerasan Seksual

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 05:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – Kanit PPA Satreskrim Polres Jember, Ipda Alfan Febrianto, menegaskan bahwa korban kekerasan seksual tidak perlu takut atau merasa sendirian saat hendak mencari keadilan.

Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal menjadi korban kekerasan seksual, jangan ragu untuk segera melapor.Pihaknya memastikan setiap laporan yang masuk akan ditangani secara profesional dan mengedepankan kerahasiaan identitas korban.

Pesan itu terus digaungkan jajaran Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jember sebagai upaya perlindungan dan pendampingan bagi korban.Menurut dia, banyak kasus kekerasan seksual yang terlambat terungkap karena korban memilih diam.

Padahal,semakin cepat laporan disampaikan, semakin besar peluang aparat untuk mengumpulkan bukti dan menindaklanjuti perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ia menjelaskan,Unit PPA memiliki mekanisme khusus dalam menangani perkara yang melibatkan perempuan dan anak.

Pemeriksaan dilakukan di ruang ramah korban, dengan pendekatan yang lebih humanis agar korban merasa aman dan tidak tertekan saat memberikan keterangan.

Baca Juga:  Walaupun Kapolsek Sudah Berganti, Aktivitas PETI di Sungai Kuantan Cerenti Tetap Beraktivitas, Ada Apa....???

“Jangan takut melapor. Kami akan lindungi identitas korban dan prosesnya kami dampingi dari awal sampai selesai,” tegas Ipda Alfan.Selain menerima laporan langsung di kantor polisi, masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan pengaduan yang tersedia.

Petugas siap memberikan informasi awal terkait prosedur pelaporan, termasuk pendampingan medis maupun psikologis jika dibutuhkan.

Ipda Alfan juga mengajak keluarga dan lingkungan sekitar untuk lebih peka terhadap tanda-tanda kekerasan seksual.
“Dukungan dari orang terdekat sangat penting agar korban berani berbicara dan tidak mengalami tekanan tambahan,” imbuhnya.

Melapor bukan hanya langkah mencari keadilan, tetapi juga upaya mencegah pelaku mengulangi perbuatannya kepada orang lain.Dengan kampanye imbauan tersebut, pihaknya berharap tidak ada lagi korban yang memilih bungkam.(pal)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru