RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Pos pengaduan di Gedung Sate kebanjiran laporan Sepanjang 2025, tercatat 1.282 aduan warga Jawa Barat masuk ke Bale Kapeurih dan Bale Pananggeuhan

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 01:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Barat //TintaPos.Com// – Tim Hukum Jabar Istimewa langsung bergerak. Dari jumlah itu, 1.179 kasus sudah ditangani, mulai dari sengketa tanah, perdata, pidana umum, hingga pidana anak.

Yang bikin geleng-geleng kepala, sebagian besar laporan ternyata sudah bertahun-tahun tak terselesaikan. Bahkan ada yang mencapai satu dekade!
Sebanyak 36 persen laporan datang dari wilayah Bandung Raya, sementara daerah lain seperti Garut, Bogor, Bekasi, hingga Sukabumi juga menyumbang angka signifikan.

Baca Juga:  DIES NATALIS BPD JADI MOMENTUM KOMITMEN PERANGI NARKOBA DI DESA GANISA SIAP BERKOLABORASI

Menariknya, dua persen pelapor ternyata berdomisili di luar Jawa Barat, namun permasalahannya terjadi di wilayah Jabar.

Saat ini, 57 persen kasus berhasil dituntaskan lewat mediasi hingga putusan pengadilan. Sisanya masih dalam proses hukum.

Jika digabung dengan laporan awal 2026, jumlah total pengaduan disebut sudah tembus lebih dari 2.000 kasus.

Lonjakan aduan ini jadi sinyal keras: persoalan hukum warga Jabar ternyata masih jadi pekerjaan rumah besar.

(Sunardi TP)

Berita Terkait

KETUA UMUM GANISA: Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia Peduli Generasi Penerus Bangsa Bersama kita Wujudkan Indonesia Emas
BAZNAS Kota Padang Buka Program Bantuan Penyelesaian Tugas Akhir bagi Mahasiswa
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..
Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p
LPPK-NTB AKSI DI BRI CABANG BIMA: TOLAK PRAKTIK ASURANSI YANG TAK BERDASAR HUKUM DAN MERUGIKAN MASYARAKAT ,HANYA MENGUNTUNGKAN BANK
Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan
Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:55

KETUA UMUM GANISA: Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia Peduli Generasi Penerus Bangsa Bersama kita Wujudkan Indonesia Emas

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:51

H. Muharlion, S.Pd: Pengawasan Orang Tua dan Sekolah Harus Diperkuat Pascainsiden Dugaan Percobaan Pembuatan Bom oleh Pelajar

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:03

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:40

Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:43

LPPK-NTB AKSI DI BRI CABANG BIMA: TOLAK PRAKTIK ASURANSI YANG TAK BERDASAR HUKUM DAN MERUGIKAN MASYARAKAT ,HANYA MENGUNTUNGKAN BANK

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:38

Pengurus Pusat UAR Tegaskan Pembentukan Satgas Nasional Penanggulangan Bencana Kekeringan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:18

Direktur Adomart Yudi Siswanto Resmikan Cabang Ketiga di Jati, Perluas Layanan untuk Masyarakat Kota Padang

Berita Terbaru