RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Respon Cepat Polisi Ungkap Kasus Pencurian Mesin Tempel, Tiga Terduga Pelaku Diamankan Polsek Aertembaga

- Penulis

Minggu, 21 Juni 2026 - 06:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung //TintaPos.Com// – Komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Aertembaga. Melalui kerja cepat dan responsif, Tim Resmob Polsek Aertembaga yang dipimpin langsung Kapolsek Aertembaga AKP Denny Tampenawas, S.Sos., S.H., berhasil mengamankan tiga pria yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian mesin tempel milik nelayan di wilayah Pelabuhan Perikani Bitung.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan polisi yang diterima Polsek Aertembaga terkait hilangnya satu unit mesin tempel Yamaha 15 PK milik seorang warga bernama Aminudin. Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 9 Juni 2026, sekitar pukul 02.30 Wita di kawasan Pelabuhan Perikani Bitung, Kelurahan Aertembaga Satu, Kecamatan Aertembaga.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi mengamankan tiga terduga pelaku masing-masing berinisial J.G.D.B., P.R., dan R.S.. Salah satu terduga pelaku diduga berperan membawa perahu milik korban dari lokasi tambatan menuju kawasan Pantai Lipi, Tandurusa. Selanjutnya, dua terduga pelaku lainnya diduga mengambil mesin tempel yang terpasang pada perahu tersebut sebelum kemudian menjualnya melalui perantara kepada seorang pembeli di wilayah Tombariri.

Kapolsek Aertembaga AKP Denny Tampenawas menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari informasi yang disampaikan masyarakat serta kerja keras personel dalam melakukan penyelidikan.

“Menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah akibat maraknya kehilangan mesin tempel di kawasan pelabuhan dan sekitarnya, kami segera melakukan pengumpulan bahan keterangan, penyelidikan, serta pendalaman terhadap setiap informasi yang masuk. Berkat dukungan masyarakat dan kerja maksimal anggota di lapangan, kami berhasil mengidentifikasi serta mengamankan para terduga pelaku,” ujar AKP Denny.

Baca Juga:  Sajikan Ratusan Porsi Buka Gratis,Masjid di Jember Jadi Jujukan Ojol

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa Polsek Aertembaga akan terus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya para nelayan yang menggantungkan mata pencaharian mereka pada sarana transportasi laut.

“Mesin tempel merupakan aset penting bagi nelayan untuk mencari nafkah. Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian. Polri akan terus berupaya memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan responsif demi menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat,” tambahnya.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit mesin tempel Yamaha 15 PK dan satu unit mesin tempel Hidea 15 PK yang diduga berkaitan dengan tindak pidana yang sedang didalami penyidik.

Saat ini ketiga terduga pelaku telah diamankan di Polsek Aertembaga guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan para terduga pelaku dalam kasus serupa yang terjadi di sejumlah lokasi lainnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata keseriusan Polri dalam merespons setiap laporan masyarakat sekaligus menjaga keamanan lingkungan, khususnya di kawasan pesisir dan pelabuhan yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga Kota Bitung.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru