RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

SIMULASI PENANGGULANGAN UNJUK RASA DI PLN NUSANTARA POWER UP BUKIT ASAM BERLANGSUNG DRAMATIS DAN PENUH KESIAPSIAGAAN

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 13:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARA ENIM //TintaPos.Com// – Suasana tegang menyelimuti kawasan PLN Nusantara Power UP Bukit Asam saat puluhan massa melakukan aksi unjuk rasa dalam sebuah simulasi penanggulangan gangguan Kamtibmas. Teriakan lantang, kepulan asap ban terbakar, hingga dorong-mendorong antara massa dan petugas menjadi gambaran nyata bagaimana eskalasi situasi dapat berkembang dengan cepat.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara PLN Nusantara Power dan Polres Muara Enim dalam meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan Satuan Pengamanan (Satpam) melalui pelatihan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) serta simulasi pengendalian massa.

Manager PT PLN Nusantara Power UP Bukit Asam, Fachmi Wibowo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Polres Muara Enim atas dukungan dan kerja sama yang diberikan.

“Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme satuan pengamanan dalam menghadapi situasi darurat, khususnya saat terjadi gangguan keamanan di lingkungan kerja,” ujarnya.

Pelatihan TPTKP dipandu oleh Aiptu Saipul Waka dengan penuh semangat dan ketegasan. Para peserta dibekali pemahaman mendalam tentang langkah-langkah awal yang harus dilakukan saat menemukan tindak pidana di lokasi kejadian, mulai dari pengamanan TKP hingga pelaporan yang tepat.

Memasuki sesi simulasi, suasana berubah drastis. Skenario menggambarkan keterlambatan pembayaran gaji tenaga kerja selama dua bulan, yang memicu kemarahan dan aksi protes.

Massa berkumpul di depan pintu masuk, menyuarakan tuntutan dengan teriakan keras:

“Bayarkan gaji kami!”
“Keluarga kami mau makan!”

Situasi semakin memanas saat massa mulai membakar ban dan melakukan aksi dorong. Satuan pengamanan dengan sigap mengambil posisi, memberikan imbauan secara persuasif agar massa tetap tertib. Chief Security segera melaporkan situasi kepada pihak manajemen—sebuah langkah cepat dan tepat dalam prosedur pengamanan.

Baca Juga:  Ungkap Kasus Narkotika di Pinggir Jalan Desa Biyuku, Satresnarkoba Polres Banyuasin Amankan Kurir Sabu 5,35 Gram

Namun, eskalasi terus meningkat. Lemparan mulai terjadi, api membesar, dan tekanan massa tak terbendung. Dengan perlindungan tameng, petugas keamanan berupaya memadamkan api menggunakan APAR, sambil tetap mempertahankan garis pertahanan.

Tak berselang lama, Tim Dalmas Polres Muara Enim tiba di lokasi. Kasat Samapta Polres Muara Enim, AKP Lukman Hartono, S.H., memimpin langsung jalannya simulasi pengendalian massa, didampingi oleh Ali Romico sebagai Team Leader K3 dari pihak Perusahaan, memastikan setiap tahapan penanganan berjalan sesuai prosedur dan terkendali.

Pergantian dari Dalmas awal ke Dalmas inti berlangsung cepat dan terukur. Tim negosiator berusaha meredam emosi massa, namun situasi sudah memasuki fase kritis.

Akhirnya, sesuai prosedur tetap, kendaraan taktis AWC diterjunkan. Semburan air bertekanan tinggi diarahkan ke massa, memecah konsentrasi dan memukul mundur kerumunan. Massa pun berhamburan, meninggalkan lokasi dengan situasi yang perlahan kembali terkendali.

Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra, S.I.K, melalui Kasi Humas Polres Muara Enim, AKP RTM Situmorang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari edukasi dan kesiapan personel.

“Simulasi ini bertujuan memberikan gambaran nyata kepada satuan pengamanan tentang bagaimana menghadapi situasi unjuk rasa yang berpotensi anarkis, serta langkah-langkah yang harus dilakukan sesuai SOP,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat. Diharapkan melalui latihan ini, seluruh personel pengamanan semakin profesional, sigap, dan mampu menjaga stabilitas keamanan di lingkungan kerja.

Simulasi ini bukan sekadar latihan, melainkan cerminan kesiapan menghadapi realita—bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama, yang harus dijaga dengan disiplin, koordinasi, dan keberanian, tutupnya.
(pewarta enjoi)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru