RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Solusikan Balap Liar, Bupati Jember Seriusi Pembangunan Sirkuit dikawasan Watu Ulo

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 01:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember, //TintaPos.Com// – Kawasan wisata Pantai Watu Ulo, Kabupaten Jember, tak lama lagi berpotensi punya wajah baru. Bukan hanya dikenal dengan keindahan alamnya, lokasi ini kini mulai dilirik sebagai tempat pembangunan sirkuit drag dan road race.

Hal ini juga sempat disampaikan Bupati Jember, Muhamad Fawait yang akan membangun arena sirkuit. Menurut Gus Fawait, sapaan akrabnya, awalnya sirkuit akan dibangun di kawasan Jember Sport Garden (JSG).

Namun kawasan JSG kurang panjang untuk sirkuit, sehingga alternatifnya dibangun di sekitar Watu Ulo,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Rupanya, rencana pembangunan sirkuit ini bukan hanya isapan jempol belaka. Ini dibuktikan dengan langkah awal yang sudah dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember melalui Bidang Cipta Karya yang turun langsung melakukan survei lokasi di kawasan tersebut pada, Rabu (8/4/2026)

Tim melakukan pengecekan kondisi lahan, pengukuran area, hingga pemetaan kebutuhan teknis. Luasan aset yang disiapkan mencapai sekitar 1,3 hektare.

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Jember, Ratna Sariwulan, ST., MT.,ke awak media mengungkapkan, perencanaan lintasan sudah disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Untuk road race direncanakan sepanjang 500 meter, sementara drag race 200 meter. Ini hasil mapping planning yang kami lakukan sesuai kondisi lahan,” jelasnya.

Baca Juga:  ANALISIS SITUASI: KRISIS EKOLOGI DI HUTAN LAMBITU – DESAKAN PENINDAKAN TEGAS TERHADAP OPERASIONAL SAWMILL ILEGAL DAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG DI DESA KUTA

Yang menarik, pembangunan sirkuit ini bukan hanya soal fasilitas olahraga. Ada misi yang lebih besar di baliknya.

Selama ini, balap liar masih menjadi persoalan yang meresahkan di sejumlah titik di Jember. Kehadiran sirkuit resmi diharapkan bisa menjadi solusi konkret.

“Ini juga sebagai wadah bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda yang memiliki hobi balap, agar bisa tersalurkan di tempat yang aman,” ujar Ratna.

Di sisi lain, keberadaan sirkuit ini juga diyakini akan memberikan dampak ekonomi. Jika terealisasi, bukan tidak mungkin kawasan Watu Ulo akan berkembang menjadi pusat kegiatan otomotif sekaligus destinasi wisata baru.

DPUPR Jember sendiri menegaskan bahwa proses masih dalam tahap perencanaan awal. Kajian teknis, lingkungan, hingga kesesuaian tata ruang akan terus dimatangkan sebelum masuk tahap pembangunan.

Namun satu hal yang pasti, langkah ini menjadi sinyal bahwa penanganan balap liar di Jember mulai diarahkan ke solusi yang lebih nyata. Bukan sekadar penertiban, tetapi juga penyediaan fasilitas.

Watu Ulo pun bersiap naik level. Bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga arena bagi adrenalin dan prestasi.

(Nur/Tp)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru