RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Sungai Ciliwung Kembali Telan Korban, Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 16:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR //TintaPos.Com// – Sungai Ciliwung di wilayah Desa Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor kembali memakan korban. Belum genap dua pekan sejak peristiwa tenggelamnya seorang pria lanjut usia, kini musibah serupa kembali terjadi. Seorang bocah bernama Azka Baihaqi (6) dilaporkan hanyut saat bermain dan berenang di pinggiran Sungai Ciliwung, Desa Cilebut Timur RT 02/RW 09, pada Senin (20/4/2026). Hingga kini, korban masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

“Adik saya belum ditemukan. Tim SAR Gabungan masih melakukan pencairan,” kata Erik kakak korban melalui pesan singkatnya, Selasa sore.

Informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban menyusul dua rekannya, Alfian dan Azam, yang tengah bermain di sungai. Namun nahas, derasnya arus Sungai Ciliwung tiba-tiba menyeret korban hingga hilang dari penglihatan warga sekitar. Kedua temannya sempat ingin menolong, tetapi tidak bisa karena arus yang deras.

Setelah mendapat laporan dari keluarga korban, Basarnas melalui Unit Siaga SAR Bogor segera mengerahkan tim rescue ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian.

Upaya pencarian korban dilakukan secara intensif dengan membagi area menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU), yakni penyisiran melalui jalur air menggunakan perahu rafting sejauh kurang lebih 4 kilometer, pencarian dengan rubber boat serta penyelaman di radius sekitar 500 meter dari titik kejadian, serta penyisiran darat sejauh kurang lebih 4 kilometer di sepanjang bantaran sungai.

Baca Juga:  Wujudkan SDM Unggul, Kapolresta Banyuwangi Launching SPPG ke-3 di Polsek Srono untuk Program Makan Bergizi Gratis

Tim Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Korda Bogor yang terdiri dari Ubaydillah, Apriansyah, dan Jaelani turut bergabung bersama unsur SAR gabungan dalam proses pencarian korban.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel terbaik dan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR guna memaksimalkan upaya pencarian. “Tim Rescue Unit Siaga SAR Bogor telah kami kerahkan dan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR untuk memaksimalkan pencarian,” ujarnya kepada media, Senin.

Namun demikian, derasnya arus Sungai Ciliwung serta meningkatnya debit air menjadi tantangan utama di lapangan. Demi keselamatan seluruh personel, operasi SAR hari pertama dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB dengan hasil masih nihil.

Pencarian dilanjutkan kembali pada hari Selasa (21/4/2026) mulai pukul 07.00 WIB. Namun hingga sore korban Azka Baihaqi belum juga diketahui nasibnya.

“Korban sampai sore ini belum ditemukan. Tim SAR Gabungan besok akan melanjutkan pencarian korban Azka Baihaqi,” kata Ubaydillah relawan UAR Korda Bogor. [AM]

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru