RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Temu Penyuluh Pertanian Swadaya Perkuat Sinergi Wujudkan Pertanian Modern di Kabupaten Bogor

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 03:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR //TintaPos.Com// – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat pembangunan sektor pertanian melalui kolaborasi lintas pihak. Salah satunya diwujudkan dengan menggelar Temu Penyuluh Pertanian Swadaya Kabupaten Bogor Tahun 2026 di Ruang Serbaguna I Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mewakili Bupati Bogor, menjadi forum untuk mempererat sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian swadaya, akademisi, serta pelaku usaha dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Bogor.

Dalam sambutannya, Ajat menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama pembangunan daerah. Namun, sektor ini juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, alih fungsi lahan, regenerasi petani, perkembangan teknologi, hingga dinamika pasar yang menuntut seluruh pihak untuk terus beradaptasi.

“Potensi ini harus dimanfaatkan secara optimal. Penyuluh pertanian memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam mendampingi petani agar mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil pertanian, dan daya saing di pasar,” ujar Ajat.

Ia menjelaskan, Kabupaten Bogor memiliki modal besar untuk menjadi daerah pertanian yang maju. Dengan luas wilayah sekitar 3.000 kilometer persegi, jumlah penduduk terbesar di Indonesia, serta letaknya yang strategis sebagai penyangga kawasan Jabodetabek, Kabupaten Bogor dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Baca Juga:  Usut Duga'an Kejahatan Agraria di kawasan kolam retensi Amahami, LATSKAR Laporkan Ke Kejati NTB

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Ajat mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi melalui berbagai inovasi. Menurutnya, penyelenggaraan expo pertanian, festival pertanian, hingga temu bisnis perlu terus didorong agar mempertemukan petani dengan pasar, hotel, pelaku usaha, dan investor sehingga hasil pertanian Kabupaten Bogor memiliki akses pasar yang lebih luas.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya regenerasi penyuluh pertanian sebagai langkah menjaga keberlanjutan pembangunan sektor pertanian, terutama di tengah dominasi generasi muda di Kabupaten Bogor.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor turut memberikan apresiasi kepada para Penyuluh Pertanian Swadaya yang selama ini berperan aktif mendampingi petani serta melahirkan berbagai inovasi di bidang pertanian.

Saat ini, tercatat sebanyak 190 Penyuluh Pertanian Swadaya di Kabupaten Bogor telah mengantongi sertifikasi kompetensi. Mereka juga berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bogor melalui berbagai prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap lahir gagasan-gagasan inovatif dan kolaborasi yang semakin kuat untuk mewujudkan sektor pertanian yang modern, produktif, berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai bagian dari upaya membangun Kabupaten Bogor yang lebih maju dan berdaya saing. [Al Mujahid]

Berita Terkait

Wujudkan Pelayanan Presisi, Astamaops Kapolri Komjen Pol M Fadli Imran Tinjauan Polda Sulut
Kajati Sumbar Terima Kunjungan Silaturahmi Rektor UNP, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan
Tim UAR Jakarta Utara Santuni Pengungsi UNHCR Jakarta, Wujud Kepedulian Sesama
KETUA UMUM GANISA: Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia Peduli Generasi Penerus Bangsa Bersama kita Wujudkan Indonesia Emas
BAZNAS Kota Padang Buka Program Bantuan Penyelesaian Tugas Akhir bagi Mahasiswa
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..
Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:23

AKSI KEMANUSIAAN BAPEKA-NTB: TUNTUT PROSES ADIL DUGAAN KEKERASAN OKNUM KE PELAJAR

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:28

VIRAL Oknum Polisi Tampar Siswa SMP di Nggembe Bima! Warga Meledak Marah, Jalan Raya Diblokir Total

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:01

Respon Cepat Satreskrim Polres Lubuk Linggau, Pelaku Pembakaran Diamankan Hanya Hitungan Jam

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:58

Densus 88 AT Polri Bekali 775 Siswa SMA di Palembang Cegah Paham IRET di Era Digital

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:40

Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:16

Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Densus 88 dan Polda Sumbar Dalami Motif Pelaku

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:36

Skandal Anggaran Serasuba Rp.3,34 Miliar: Temuan BPK RI Kunci pelanggaran Hukum.

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:25

Satlantas Polres Banyuasin Intensifkan Strong Point Sore dan Patroli Hunting, Arus Lalu Lintas Terpantau Lancar

Berita Terbaru