RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Tim SAR Gabungan Temukan Remaja Penyelam Meninggal di Perairan Sangihe

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 06:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGIHE //TintaPos.Com// – Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur TNI/Polri dan personel Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menemukan korban hilang di perairan Pantai Gihang, Kampung Bahu Mala, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tersebut diketahui bernama Fadel Surupati (18 tahun).

Kejadian bermula pada Kamis (16/04/2026) sekitar pukul 11.20 WITA, saat korban sedang melakukan aktivitas menangkap ikan dengan cara memanah di laut dangkal bersama saudaranya, Calvin Surupati (15).

Namun, sekitar pukul 12.20 WITA, korban tidak kunjung muncul ke permukaan air. Keluarga dan saksi yang menyadari hal tersebut segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang untuk dilakukan pencarian.

Baca Juga:  Polda Sumsel Ajak Berbagai Elemen Masyarakat Nobar Film Tanah Runtuh, Perkuat Kolaborasi Kamtibmas

Berkat kerja keras dan ketelitian tim, pada Jumat (17/04/2026) sekitar pukul 08.55 WITA, awak kapal patroli KP. XV-2006 Ditpolairud Polda Sulut bersama tim gabungan berhasil menemukan jasad korban mengapung di jarak kurang lebih 250 meter dari bibir pantai.

Identitas korban telah dikonfirmasi dan dikenali oleh pihak keluarga sesuai ciri-ciri yang ada. Dengan ditemukannya korban, maka operasi pencarian dinyatakan selesai.

Pihak berwenang melalui tim SAR kembali mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keselamatan dan menggunakan perlengkapan pelindung diri yang memadai saat melakukan aktivitas di laut, terutama saat menyelam atau menangkap ikan, guna meminimalisir risiko kecelakaan yang tidak diinginkan.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru