RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Wisatawan asal Cianjur, Jawa Barat, dilaporkan hilang setelah terhempas ombak besar saat sedang berswafoto di kawasan ikonik Pantai Papuma, Jember.

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember, //Tintapos.com// – Tragedi memilukan kembali terjadi di pesisir selatan Jawa. Seorang wisatawan asal Cianjur, Jawa Barat, dilaporkan hilang setelah terhempas ombak besar saat sedang berswafoto di kawasan ikonik Pantai Papuma, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Sabtu (28/03/2026) pagi.

​Peristiwa nahas ini menimpa Muhammad Sheva Yusuf ( 22), warga Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet. Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 06.47 WIB. Korban saat itu tengah menikmati suasana pagi di bawah tebing Siti Hinggil.

​Nahas, saat asyik mengabadikan momen dengan berswafoto, sebuah ombak besar datang secara tiba-tiba. Kekuatan arus yang masif langsung menyeret tubuh korban ke tengah laut. Hingga saat ini, pemuda yang terakhir terlihat mengenakan baju hitam dan celana pendek abu-abu tersebut masih belum ditemukan.

Tim Rescue dari Pos SAR Jember diberangkatkan pada pukul 11.30 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.55 WIB.

Baca Juga:  Di Bawah Bayang-Bayang Ancaman: Rp 2 Triliun dan Gertakan Militer Tak Goyahkan Burhanuddin

​Kami telah mengerahkan personel dan peralatan lengkap menuju lokasi. Saat ini operasi SAR tengah berlangsung secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur gabungan,”

Tantangan Operasi SAR
Tim SAR lakukan Koordinasi untuk proses pencarian korban.
Tim SAR lakukan Koordinasi untuk proses pencarian korban. (Dok. Istimewa)

​Operasi pencarian ini menghadapi tantangan alam yang cukup berat. Di lokasi kejadian, cuaca dilaporkan hujan ringan dengan hembusan angin dari timur. Namun, yang paling diwaspadai adalah kondisi laut dengan Ketinggian gelombang mencapai 2 meter.

​Untuk menyisir area pencarian, tim SAR gabungan mengerahkan kekuatan penuh. Perahu karet (LCR) dengan motor tempel, peralatan water rescue, serta peralatan medis darurat diterjunkan,” tambahnya

​Basarnas mengimbau dengan keras kepada para wisatawan untuk tidak meremehkan keganasan ombak pantai selatan. Kepatuhan terhadap rambu keselamatan dan kewaspadaan ekstra saat cuaca buruk sangat diperlukan agar tragedi serupa tidak terulang kembali. (Nur/Tp)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru