RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Universitas Muhammadiyah Jember Berinovasi System Aquaponik

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – Program tersebut merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar Universitas Muhammadiyah Jember melalui hibah RISETMU.

Sistem aquaponik dipilih karena efisien dan ramah lingkungan. Dalam satu ekosistem, tanaman kangkung mendapat nutrisi dari kotoran ikan yang telah terurai, sementara air yang tersaring akar tanaman kembali bersih untuk kolam.

Lahan kosong di sudut halaman LKSA Nurul Husna Jember kini tak lagi dibiarkan menganggur.Lahan yang sebelumnya tak produktif kini menjadi sumber pangan sekaligus peluang usaha, memperkuat fondasi kemandirian lembaga secara perlahan namun pasti.

Deretan pipa dan kolam terpasang rapi, mengalirkan air yang menjadi sumber hidup kangkung, lele, dan nila dalam satu sistem aquaponik terpadu.

Dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Pertanian turun langsung mendampingi pengelola serta anak-anak asuh memanfaatkan lahan berbasis budidaya terpadu.

Pola ini membuat penggunaan air lebih hemat dan perawatan relatif mudah.

Ketua pelaksana, Ir Wiwit Widiarti, M P, menegaskan bahwa program tidak berhenti pada produksi bahan pangan.

Baca Juga:  Tersangka Berkeliaran Luar Tahanan, Disinyalir Penanganan Kasus PPA Polres Minsel Lama dan Sarat Intervensi

“Kami ingin mitra mampu mandiri, tidak hanya menanam dan memanen, tetapi juga mengelola hasilnya agar memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Hasil panen ikan lele dan nila kemudian diolah menjadi nugget ikan. Produk ini dinilai lebih tahan lama dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

Sementara kangkung segar dikembangkan menjadi stik kangkung sebagai camilan sehat yang potensial dipasarkan.

Pelatihan yang diberikan mencakup teknik budidaya, pengelolaan kualitas air, manajemen pakan, hingga pengemasan produk secara higienis.

Pengelola juga diajari menghitung analisis usaha sederhana agar mampu membaca peluang dan potensi keuntungan.
Anak-anak asuh terlihat antusias mengikuti setiap tahapan. Mereka terlibat langsung dalam proses tanam, pemberian pakan, hingga praktik pengolahan hasil panen.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi keterampilan hidup.

Melalui program ini, pihaknya berharap tercipta model pemberdayaan yang berkelanjutan. (red)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru