RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Hasil Seleksi Bansos Digital Diumumkan, Warga Bisa Ajukan Sanggah

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 00:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senin, 02 Mar 2026 //TintaPos.Com//-

Menteri Sosial Saifullah Yusuf Saat Mengenalkan Program Digitalisasi Bansos di Banyuwangi.

Banyuwangi – Pemerintah mengumumkan hasil seleksi program Bansos Digital yang tengah diuji coba di Banyuwangi. Bersamaan dengan itu, dibuka masa sanggah bagi warga yang dinyatakan tidak layak menerima bantuan.
Program digitalisasi bansos yang pertama kali diterapkan di Banyuwangi dan menjadi percontohan nasional ini memasuki tahap pengumuman hasil seleksi. Dari sekitar 350 ribu pendaftar, akan diumumkan siapa saja yang dinilai layak maupun tidak layak sebagai penerima bantuan beserta alasannya.

“Dari sekitar 350 ribu pendaftar di Banyuwangi kemarin, akan diumumkan siapa yang layak dan tidak layak dengan disertai alasan yang jelas. Karena uji coba, data belum sepenuhnya mutakhir. Maka negara memberikan ruang koreksi dan masyarakat bisa langsung mengkualifikasi datanya lewat proses Sanggahan,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat membuka Bimtek Masa Sanggah secara online.

Bimtek yang diikuti para agen perlinsos Banyuwangi yang terdiri atas pendamping PKH, TKSK, Operator DTSEN, kader dasawisma dan perangkat desa.
Pengumuman hasil seleksi dilakukan berdasarkan filter uji coba terbaru yang memanfaatkan integrasi data lintas kementerian dan instansi. Data yang digunakan meliputi kepemilikan tanah, kendaraan bermotor, hingga konsumsi listrik, sehingga proses seleksi dilakukan secara lebih terukur dan berbasis data.

Mensos menjelaskan bahwa masa sanggah diberlakukan karena kondisi sosial ekonomi warga yang sangat dinamis. Negara, menurutnya, harus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan klarifikasi atas data yang ada.

Baca Juga:  IWAN KURNIAWAN SESALI KEDATANGAN DISHUB PROVINSI NTB: BANYAK SANDIWARA DALAM EVALUASI PO BUS

“Ini adalah upaya negara untuk menciptakan keadilan bagi warganya. Lewat masa sanggah akan ada perbaikan atau perubahan data sehingga yang akan mendapatkan bansos adalah mereka yang memang benar-benar berhak,” ujar Gus Ipul.

Principal Expert Government Technology Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Rahmat Danu Andika, menambahkan bahwa masyarakat dapat mengakses hasil pengumuman melalui kantor desa, agen Perlinsos, maupun langsung melalui Portal Perlinsos.

Bagi warga yang dinyatakan tidak layak namun merasa belum sesuai dengan kondisi riil dan memerlukan perbaikan atau penilaian ulang data, dapat mengajukan Sanggahan dalam Masa Sanggah yang telah disediakan.

“Proses sanggah bakal berlangsung selama sebulan dari pengumuman hasil. Proses sanggah sangat mudah, bisa dilakukan melalui agen, secara mandiri melalui Portal Perlinsos, maupun dengan datang langsung ke kantor desa untuk dibantu oleh agen yang bertugas,” tambah Andika, Senin (2/3/2026).

Setiap sanggahan yang masuk akan diproses lebih lanjut oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk dilakukan pengecekan dan verifikasi kebenaran data. Apabila terbukti sesuai kondisi riil, data akan diperbarui secara otomatis dalam sistem.

Tenaga Ahli Menteri Sosial, Andy Kurniawan, menjelaskan bahwa hasil akhir program Perlinsos Digital akan menjadi pijakan penyaluran dua jenis bantuan sosial ke depan, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Jumlah penerima bansos akan disesuaikan dengan kuota dari pemerintah pusat.

“Jika jumlah warga yang dinyatakan layak melebihi kuota, maka pemerintah akan menerapkan sistem perangkingan,” pungkasnya(Tim/Tintapos)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru