RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

PADANG PARIAMAN HADAPI SEJUMLAH PERSOALAN PUBLIK, MASYARAKAT SOROT PERAN PEMERINTAH DAN WAKIL RAKYAT

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 03:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman //TintaPos.Com// — Sejumlah persoalan publik di Kabupaten Padang Pariaman kembali menjadi sorotan. Mulai dari kondisi pasar rakyat, penanganan bencana, hingga arah pembangunan daerah, masyarakat menilai perlunya perhatian dan langkah konkret dari pemerintah serta wakil rakyat.

Fikri Nurul Ihsan, putra daerah Padang Pariaman, menyampaikan bahwa kondisi pasar rakyat di beberapa wilayah dinilai belum menunjukkan perbaikan signifikan. Ia menyebutkan, masih ditemukan fasilitas pasar yang kurang memadai, seperti kondisi lapak yang panas, becek, dan tidak tertata.

Di sisi lain, pedagang tetap dikenakan retribusi secara rutin. Hal ini memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait transparansi dan pemanfaatan dana retribusi tersebut.

“Masyarakat berharap retribusi yang dipungut dapat dikembalikan dalam bentuk peningkatan fasilitas, kebersihan, keamanan, dan pengelolaan pasar yang lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, isu rencana investasi atau pengembangan pasar juga menjadi perhatian. Masyarakat mengingatkan agar setiap kebijakan tetap mengutamakan kepentingan pedagang kecil serta memastikan pemerintah tetap memegang kendali dalam pengelolaannya.
Persoalan lain yang turut disorot adalah penanganan bencana banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah. Dampak bencana tersebut disebut telah merusak lahan pertanian dan memengaruhi perekonomian masyarakat, khususnya petani.

Baca Juga:  TANPA SURAT AKSI, MASYARAKAT DESA PARANGINA ANARKIS GRUDUK KANTOR DPMDES, DILAPORKAN KE POLISI

Menurutnya, diperlukan langkah konkret dan berkelanjutan dari pemerintah untuk pemulihan pascabencana, agar masyarakat tidak semakin terbebani secara ekonomi.
Di tengah kondisi tersebut, pembangunan kawasan Tarok City juga menjadi perhatian publik. Masyarakat meminta kejelasan terkait status lahan, khususnya yang berkaitan dengan tanah ulayat serta perlindungan hak masyarakat nagari.

“Kejelasan informasi dan keterbukaan menjadi penting agar tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, peran lembaga legislatif seperti DPRD kabupaten, DPRD provinsi, hingga perwakilan di tingkat pusat juga menjadi sorotan. Masyarakat berharap wakil rakyat dapat menjalankan fungsi pengawasan dan penyaluran aspirasi secara optimal, terutama dalam menyikapi persoalan yang dihadapi masyarakat.

Padang Pariaman dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang. Namun demikian, masyarakat menilai dibutuhkan keberpihakan kebijakan, ketegasan, serta langkah nyata dari seluruh pemangku kepentingan guna menjawab berbagai tantangan yang ada.
Rilisan ini menjadi bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya perbaikan tata kelola serta kehadiran pemerintah yang lebih dirasakan secara langsung.
(*Ziqro)

Berita Terkait

Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 11:11

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU GONCANGKAN DIKPORA DAN BKPSDM KOTA BIMA: TEGAKKAN HUKUM TERHADAP OKNUM GURU YANG JADI RENTENIR ILEGAL

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:37

BAPEKA-NTB: BERDASARKAN DATA BPJS KETENAGAKERJAAN BIMA — PT PRIBUMI CAHAYA AGUNG UTAMA HANYA BERI 2 DARI 4 PROGRAM JAMINAN SOSIAL, ANCAMAN PENUTUPAN OPERASIONAL

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:34

FIRGIAWAN, S.H. – WUJUD IMPIAN DAN PERJUANGAN, BERKAT DOA DAN PENGORBANAN ORANG TUA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:22

KETUA RT WINDRA KECEWA: LURAH TIDAK TEGAS SANKSI PENYIMPANGAN KOORDINATOR EL, SEAKAN MEMBERIKAN RUANG PENGAMBILAN JABATAN

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:48

Proyek Rp344 Juta Tanpa Papan, Lalu Ditempel di Pohon — BAPEKA-NTB: Itu Melanggar Semua Aturan.Di Sorot Pinjam Perusahaan

Berita Terbaru