RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Tiga Hari Tak Pulang, Nenek di Banyuwangi Hilang di Kebun Kelapa

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 12:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, //Tintapos.com// – Seorang perempuan lanjut usia (lansia) asal Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur, dilaporkan hilang misterius setelah tiga hari tak kunjung pulang ke rumah.

Lansia tersebut diketahui bernama Sitinah (78). Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari warga sekitar, korban terakhir terlihat pada, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di area kebun kelapa utara Desa Tambong, Kecamatan Kabat.

Menindaklanjuti laporan seorang lansia yang hilang dan hingga sampai saat ini belum kembali. Pada, Rabu (8/4/2026) Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi langsung diberangkatkan menuju lokasi guna melakukan operasi pencarian.

Upaya pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Banyuwangi, BPBD Banyuwangi, Polsek Kabat, Koramil Kabat, aparatur Desa Tambong, serta masyarakat setempat.

Pencarian difokuskan di area kebun dan hutan sekitar lokasi korban terakhir dilihat. Dengan menggunakan peralatan jungle rescue, mountaineering, serta alat komunikasi, tim juga membawa pelatan medis.

Baca Juga:  Timnas Indonesia Gelar Sesi Latihan Intensif Jelang Agenda Kompetisi

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, S.H., M.Si., menyampaikan ke media, bahwa pihaknya telah mengerahkan personel dan peralatan untuk memaksimalkan pencarian.

“Kami menerima laporan dari perangkat Desa Tambong terkait seorang lansia yang belum kembali dari kebun. Tim rescue telah kami kerahkan untuk melakukan pencarian secara maksimal bersama unsur SAR gabungan. Kami berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Oka Astawa.

Hingga saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan dengan kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah dan mendukung kegiatan operasi SAR.

Kami berpesan kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera melaporkan kepada petugas terdekat,” pesan Oka Astawa.

(Tim)

Berita Terkait

Wujudkan Pelayanan Presisi, Astamaops Kapolri Komjen Pol M Fadli Imran Tinjauan Polda Sulut
Kajati Sumbar Terima Kunjungan Silaturahmi Rektor UNP, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan
Tim UAR Jakarta Utara Santuni Pengungsi UNHCR Jakarta, Wujud Kepedulian Sesama
KETUA UMUM GANISA: Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia Peduli Generasi Penerus Bangsa Bersama kita Wujudkan Indonesia Emas
BAZNAS Kota Padang Buka Program Bantuan Penyelesaian Tugas Akhir bagi Mahasiswa
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..
Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:33

Wujudkan Pelayanan Presisi, Astamaops Kapolri Komjen Pol M Fadli Imran Tinjauan Polda Sulut

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:06

Tim UAR Jakarta Utara Santuni Pengungsi UNHCR Jakarta, Wujud Kepedulian Sesama

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:55

KETUA UMUM GANISA: Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia Peduli Generasi Penerus Bangsa Bersama kita Wujudkan Indonesia Emas

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:53

BAZNAS Kota Padang Buka Program Bantuan Penyelesaian Tugas Akhir bagi Mahasiswa

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:03

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat di Kelurahan Muara Lembu, diduga Milik Rauf Tak Tersentu Hukum, APH Diminta Tindak Tegas..

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:40

Membongkar Skandal Pajak ‘Siluman’ BPKAD Kota Bima: Diduga Jadi Modus Amankan Mafia Tanah Reklamasi Amahami!.p

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:43

LPPK-NTB AKSI DI BRI CABANG BIMA: TOLAK PRAKTIK ASURANSI YANG TAK BERDASAR HUKUM DAN MERUGIKAN MASYARAKAT ,HANYA MENGUNTUNGKAN BANK

Berita Terbaru