RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Santunan Kematian Di Berikan Kepada Ahli Waris Guru Ngaji

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 13:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo //TintaPos.Com// — Momen tersebut diwujudkan melalui penyerahan santunan kematian kepada ahli waris guru ngaji penerima insentif daerah, Selasa, (7/4/2026).

Pemerintah Kabupaten Situbondo bersama BPJS Ketenagakerjaan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat, khususnya para pekerja keagamaan.

Kegiatan tersebut dilakukan secara langsung di kediaman ahli waris yang berlokasi di Desa Sumberejo, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo.

Peserta merupakan salah satu dari guru ngaji dan guru minggu yang telah aktif menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak 17 Maret 2026, dan meninggal meninggal pada 24 Maret 2026.

Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai prosesi tersebut, yang juga dihadirkan oleh masyarakat sekitar dengan antusias sebagai bentuk dukungan serta empati kepada keluarga penerima manfaat.

Santunan kematian yang diserahkan memiliki nilai sebesar Rp 42.000.000, yang merupakan manfaat dari kepesertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam memberikan jaminan perlindungan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk guru ngaji dan guru minggu yang memiliki peran penting dalam pembangunan karakter dan moral generasi bangsa.

Penyerahan santunan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Situbondo, Bapak Yusuf Rio Wahyu Prayogo, yang akrab disapa Mas Rio, didampingi oleh Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Situbondo, Bapak Moh. Muzibur Rokhman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo, Bapak Sopan efendi yang selama ini juga turut berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan kab situbondo, termasuk guru ngaji dan guru minggu.

Dalam sambutannya, Bupati Situbondo menyampaikan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan yang menyeluruh kepada masyarakat, tanpa kecuali.

“Pemerintah Kabupaten Situbondo terus berupaya memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk para guru ngaji dan guru minggu, mendapatkan perlindungan yang layak. Program BPJS Ketenagakerjaan ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman. Ketika terjadi risiko, keluarga yang ditinggalkan tidak dibiarkan menghadapi kesulitan sendiri,” ujar Mas Rio.

Mas Rio juga menambahkan, bahwa keberadaan program ini tidak hanya memberikan manfaat secara finansial. “Tetapi juga bentuk menjadi penghargaan atas dedikasi para guru keagamaan yang telah memberikan kontribusi besar dalam membina moral dan spiritual masyarakat,” terangnya

Baca Juga:  Massa PB PMPK Tabagsel Demo di KPH Wilayah VI Sipirok dan Mapolres Tapsel, Desak Proses Hukum Perusak Hutan dan Lingkungan

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Situbondo, Bapak Moh. Muzibur Rokhman, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap pekerja, baik formal maupun informal.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pekerja di Situbondo, termasuk guru ngaji, memiliki perlindungan terhadap berbagai risiko kerja. Santunan yang diberikan hari ini adalah bukti nyata bahwa program BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat yang jelas dan terukur. Ini bukan sekadar program, tetapi bentuk perlindungan jangka panjang bagi pekerja dan keluarganya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan memiliki berbagai program unggulan mendasar, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), yang dirancang untuk memberikan rasa aman dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Situbondo untuk segera mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar dapat memperoleh perlindungan yang optimal.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang belum terdaftar agar segera menjadi peserta. Dengan iuran yang relatif terjangkau, manfaat yang diperoleh sangat besar. Ini adalah investasi perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo, Bapak Sopan Efendi, dalam kesempatan tersebut juga menegaskan pentingnya keinginan program jaminan sosial bagi para guru ngaji dan guru minggu.

Menurutnya, perlindungan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap tenaga pendidik nonformal yang selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam dunia pendidikan berbasis keagamaan.

“Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Sumberejo. Kehadiran langsung Bupati Situbondo bersama jajaran BPJS Ketenagakerjaan di tengah masyarakat dinilai memberikan semangat serta kepercayaan bahwa pemerintah benar-benar hadir dan peduli terhadap kondisi warganya,” ucapnya

Selain sebagai bentuk pemberian santunan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. Diharapkan, semakin banyak masyarakat yang memahami manfaat program ini dan juga menjadi peserta aktif.

“Langkah ini sejalan dengan upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera, terlindungi, dan memiliki ketahanan sosial yang kuat di tengah berbagai risiko kehidupan,” tutupnya.

Pemerintah Kabupaten Situbondo bersama BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus memperluas cakupan kepesertaan, khususnya bagi pekerja seperti guru ngaji dan guru minggu.(DO’A)

Berita Terkait

Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 11:11

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU GONCANGKAN DIKPORA DAN BKPSDM KOTA BIMA: TEGAKKAN HUKUM TERHADAP OKNUM GURU YANG JADI RENTENIR ILEGAL

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:37

BAPEKA-NTB: BERDASARKAN DATA BPJS KETENAGAKERJAAN BIMA — PT PRIBUMI CAHAYA AGUNG UTAMA HANYA BERI 2 DARI 4 PROGRAM JAMINAN SOSIAL, ANCAMAN PENUTUPAN OPERASIONAL

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:34

FIRGIAWAN, S.H. – WUJUD IMPIAN DAN PERJUANGAN, BERKAT DOA DAN PENGORBANAN ORANG TUA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:22

KETUA RT WINDRA KECEWA: LURAH TIDAK TEGAS SANKSI PENYIMPANGAN KOORDINATOR EL, SEAKAN MEMBERIKAN RUANG PENGAMBILAN JABATAN

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:48

Proyek Rp344 Juta Tanpa Papan, Lalu Ditempel di Pohon — BAPEKA-NTB: Itu Melanggar Semua Aturan.Di Sorot Pinjam Perusahaan

Berita Terbaru