RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

VIRAL: Juwiati, PMI Bima Korban Stroke, Akhirnya Pulang! Kisah Perjuangan Penuh Haru Berbagai Pihak

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 02:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bima NTB, //TintaPos.Com// – Kabar pilu nan memiriskan tentang Juwiati, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Boro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, telah mengguncang jagat maya. Viral di media sosial, Juwiati ditemukan terkapar tak berdaya, tubuhnya lumpuh akibat stroke berat, dan fisiknya sangat memprihatinkan di negeri jiran Malaysia.

Namun, di tengah keputusasaan, secercah harapan menyala. Berkat gelombang kepedulian dari berbagai pihak, PMI Juwiati kini akan segera dipulangkan ke kampung halamannya!

Semuanya bermula dari gemuruh di media sosial dan gencar diberitakan sejumlah media lokal. Kondisi Juwiati yang tak bisa menggerakkan tubuhnya memantik perhatian serius. “Bagaimana mungkin kita diam melihat sesama anak bangsa terkapar begitu rupa?” ujar seorang pegiat sosial kemanusiaan yang memilih tak disebut namanya, namun menjadi salah satu motor penggerak awal.

Tanpa buang waktu, para penggiat ini langsung bergerak cepat. Menggali informasi, mereka berupaya mencari celah agar proses pemulangan Juwiati bisa masuk dalam agenda prioritas pemerintah daerah Kabupaten Bima, Provinsi NTB, hingga Kementerian Luar Negeri dan KBRI di Malaysia. “Kita butuh langkah pasti, koordinasi lintas sektor adalah kuncinya,” tambah pegiat tersebut.

APJATI Bima Dompu Jadi Garda Terdepan

Titik terang muncul setelah koordinasi dan konsultasi intensif dengan Muhri, S.H., Ketua APJATI Bima Dompu. Di kantor APJATI Kota Bima, Muhri menyarankan agar laporan Juwiati segera diajukan secara online ke KP2MI (Kepala Perwakilan Pelayanan Migrasi Indonesia), sebagai dasar agar PMI tersebut resmi tercatat dan ditangani sesuai prosedur.

“Langkah inilah patokan utama perjuangan kami,” tegas Muhri, S.H. setelah laporannya berhasil diajukan dengan lampiran data Juwiati. “Keyakinan dan semangat kemanusiaan menggerakkan kami.”

Baca Juga:  Gudang di kecamatan Matuari, Diduga Dijadikan Tempat Penimbunan BBM Ilegal, Inisial RI : Saya Pemilik Gudang, Unit, Tandon Dan Drom Bos Nya Bukan Saya

Sejak saat itu, simpul-simpul koordinasi terjalin erat. Dari keluarga Juwiati, para jurnalis, Pemerintah Kabupaten Bima, Pemprov NTB, hingga akhirnya menembus kantor KBRI Kuala Lumpur, Malaysia. Semua demi satu tujuan: memperjuangkan HAK KEMANUSIAAN Juwiati agar segera diproses kepulangannya.

Tak hanya itu, Kadis Disnaker Kabupaten Bima pun langsung dikonfirmasi via WhatsApp. Saat disampaikan kondisi Juwiati yang stroke berat, responsnya cepat. “Terima kasih atas informasinya. Hal seperti ini akan segera menjadi atensi dan diprioritaskan. Ini akan kami tindak lanjuti sebagai laporan kepada Pimpinan Daerah dan Pejabat Fungsional Pengantar Kerja Disnakertrans Provinsi NTB,” janjinya.

Beberapa hari kemudian, janji itu terbukti. Saat tim kembali mengunjungi Disnaker, Kadis Disnaker Bima langsung menyampaikan kabar gembira: “Status laporan Juwiati sudah menjadi atensi khusus kedua pimpinan daerah Kabupaten Bima dan Provinsi NTB. Kita tinggal menunggu proses dari pihak KBRI.” Keluarga Juwiati pun telah diinformasikan agar tetap tenang.

Tugas belum selesai. Misi selanjutnya adalah memastikan kondisi kesehatan Juwiati di Malaysia. Dengan bantuan akses dari Muhri, S.H. (APJATI Bima Dompu), melalui jalur koordinasi lintas negara bersama NGO/LSM di Kuala Lumpur, Malaysia dan Agensi mitra APJATI, sebuah tim khusus kini bertugas mengawal dan mendampingi Juwiati hingga kepulangannya terealisasi.

Kisah Juwiati menjadi bukti nyata, bahwa di balik derita seorang anak bangsa di negeri orang, ada banyak tangan peduli yang siap bersatu untuk membawa mereka pulang.
Red.
(Adim Kaperwil-ntb)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru