RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Tim Tarsius Polres Bitung Amankan Dua Pelaku Pembawa Senjata Tajam, Polisi Imbau Warga Jaga Kamtibmas

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 08:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung //TintaPos.Com// — Respon cepat kembali ditunjukkan jajaran Polres Bitung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tim Tarsius yang dipimpin Katim AIPDA Angky Koagow berhasil mengamankan dua pria yang kedapatan membawa senjata tajam saat diduga terlibat aksi tawuran antar kelompok (tarkam), Sabtu dini hari (25/4/2026) sekitar pukul 01.30 Wita di Kelurahan Pateten Dua, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung.

Kedua pelaku masing-masing berinisial VM (25) dan JM (21). Dari tangan keduanya, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa satu bilah pisau tikam, tujuh buah panah wayer, satu alat pelontar, serta satu buah tameng.

Peristiwa ini bermula saat Tim Tarsius tengah melaksanakan patroli rutin cipta kondisi di wilayah Kota Bitung. Tim kemudian menerima laporan masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan yang mengarah pada aksi tawuran di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, petugas segera bergerak ke tempat kejadian perkara.

Setibanya di lokasi, tim mendapati sekelompok orang yang diduga hendak melakukan aksi tarkam. Saat dilakukan pemeriksaan, kedua pelaku kedapatan membawa senjata tajam, sehingga langsung diamankan bersama barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut di Mapolres Bitung.

Kasat Reskrim Polres Bitung, Ajun Komisaris Polisi Ahmad Anugrah, SIK., MH, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat, terlebih yang melibatkan senjata tajam.

Baca Juga:  Bisnis Pil Trex di Rumah Kontrakan Genteng- Banyuwangi Dibongkar Polisi

“Kami berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Kepada masyarakat, khususnya generasi muda, kami mengimbau agar tidak terlibat dalam aksi tawuran ataupun membawa senjata tajam yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Setiap pelanggaran akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Katim Tarsius AIPDA Angky Koagow menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang cepat melapor. Ini bukti bahwa sinergi antara polisi dan masyarakat sangat penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan. Kami akan terus meningkatkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan,” ujarnya.

Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bitung untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Polres Bitung kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi serta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing. Upaya menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru