RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Satpol-PP Kuansing akan Lakukan Penindakan Secara Tegas, yakni Ketahapan Penuntutan ke Pengadilan Untuk Pemilik Warung Remang-Remang

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 06:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing //TintaPos.Com// – Menjamurnya aktivitas warung remang remang di sekitar komplek perkantoran Pemda kuansing menjadi sorotan masyarakat, karena sampai saat ini aktivitas tersebut belum benar-benar bisa di tutup oleh pihak berwenang khususnya Satpol-PP. senin, 27/04/2027

Dari informasi pemilik warung remang remang di sekitar komplek Pemda, Yakni nama nama lama yang muncul, seakan-akan mereka tidak menganggap himbauan dan penertiban yang dilakukan Satpol-pp.

saat dikonfirmasi KasatPol PP Riokasyterwandra, S. Sos,. M. M Melalui Kabid Gakda sony terkait masih menjamurnya warung remang di kabupaten kuansing khususnya di sekitaran komplek pemda kuasing dia mengatakan akan menyuruh anggota Intel untuk turun tangan, Senin, 27/05/2026

“Ya kita cek nanti anggota Intel satpol turun kesana,.kalau memang buka kita lakukan tindakan yustisi, ” Tegas Sony

Baca Juga:  Dasar Hukum Surat Edaran Lemah, DPRD Banyuwangi Minta Eksekutif Kaji Ulang

Lanjut dia, kita akan lakukan tahapan penindakan secara tegas, yakni ketahapan penuntugan ke pengadilan untuk pemilik nya.

“Iya kita kalau nanti dapat kita lakukan tahapan penindakan ke tahap penuntutan ke pengadilan untuk pemilik nya, ” Ujar kabid Gakda

sesuai informasi di duga nama nama pemilik adalah Riski, Mbe/Dewi, Lilik, Bela, Dll, yang semua nama nama tersebut sudah melakukan usaha tersebut sejak lama.

masyarakat sangat berharap tindak yang tegas untuk kegiatan yang merusak normal norma adat di kuansing, jangan cuma teguran yang diberikan tapi tindakan tegas yang harus di ambil.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru