RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Bupati Suhardiman Instruksikan Camat dan Kades Siaga Banjir, Debit Sungai Kuantan Mendekati Zona Merah

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teluk Kuantan //TintaPos.Com// — Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa yang berada di bantaran Sungai Kuantan agar meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipasi dini menyusul naiknya debit air Sungai Batang Kuantan yang kini mendekati zona merah.

“Lakukan antisipasi dini, tingkatkan koordinasi dengan stakeholder terkait,” tegas Bupati Suhardiman Amby melalui sambungan telepon, Rabu (13/5/2026).

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kuansing, H. Yulizar melaporkan, berdasarkan hasil pemantauan Pos Duga Air (PDA) di Lubuk Ambacang hingga pukul 17.00 WIB, ketinggian debit air Sungai Batang Kuantan mencapai angka 470 dan berada pada status zona kuning serta mendekati zona merah.
BPBD juga mengingatkan masyarakat di wilayah hilir Sungai Kuantan untuk tetap siaga karena masih terdapat potensi kenaikan debit air.

Baca Juga:  Rp.6 Juta Perhari,Bukan Untuk Infrastruktur

Hal itu dipengaruhi kondisi cuaca di wilayah hulu. Berdasarkan laporan dari BPBD Sijunjung, pada malam sebelumnya terjadi hujan lebat di tiga sungai besar yang bermuara ke Muaro Sijunjung, yakni Sungai Sukom dari Solok Selatan, Sungai Batang Ombilin dari Tanah Datar, serta Batang Palangki dari Kabupaten Solok.

Meski sempat terjadi penurunan debit air pada siang hari, hujan kembali turun dan menggenangi sejumlah ruas jalan di wilayah Sijunjung.

Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang bantaran sungai, agar terus memantau perkembangan kondisi air dan segera melaporkan jika terjadi potensi bencan

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru