Situbondo //TintaPos.Com// – Pemkab Situbondo memfasilitasi sebanyak 26 bus, termasuk bus cadangan, untuk memberangkatkan jamaah ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyampaikan jamaah calon haji tahun ini terbagi menjadi empat kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 87, 88, 89, dan 90.
Sebanyak 997 orang jamaah calon haji asal Kabupaten Situbondo dan sekitarnya diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada Rabu (13/5) malam.
“Pemberangkatan jamaah calon haji dibagi dua tahap. Untuk tahap pertama pada pukul 23.30 WIB ini adalah kloter 87 dan kloter 88, sedangkan kloter 89 dan 90 diberangkatkan pada Kamis (14/5) dini hari pukul 02.00 WIB,” kata Rio usai melepas keberangkatan jamaah calon haji di depan Pendopo Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Ia mengatakan jamaah calon haji kloter 88 dan 89 merupakan rombongan jamaah asal Situbondo, sedangkan kloter 87 merupakan gabungan dengan jamaah calon haji asal Bondowoso, dan kloter 90 gabungan dengan jamaah calon haji asal Kabupaten Jember.
Pada kesempatan itu, Rio berpesan kepada jamaah calon haji agar mendoakan Situbondo tetap aman dan nyaman serta dijauhkan dari segala bencana.
“Semoga perjalanan ibadah yang akan ditempuh senantiasa diberikan kelancaran kesehatan, kekuatan dan mendapat perlindungan dari Allah,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo Rif’an Junaidi menyampaikan bahwa pihaknya memberikan perlakuan khusus kepada 171 orang jamaah calon haji berusia lanjut (lansia) melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kelompok terbang.
“Dari 993 calon haji tahun ini, sebanyak 171 orang merupakan lansia yang mendapatkan perlakuan atau pelayanan khusus dari PPIH,” katanya.
Berdasarkan data yang diperoleh, calon haji asal Situbondo termuda adalah Afif Farhan Fatwa berumur 13 tahun, warga Desa Tokelan, Kecamatan Panji.
Sedangkan calon haji tertua adalah Artini Suardi (85 tahun), warga Desa Pesisir, Kecamatan Besuki.(DO’A)





















