RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Ketua IWO Kuansing Bantah Kirim Proposal ke PETI, Kutuk Oknum yang Bawa Nama Organisasi

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUK KUANTAN //TintaPos.Com// – Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Ayup Kelana Harahap, SH, membantah keras adanya pengajuan proposal kegiatan yang mengatasnamakan IWO Kuansing kepada para pelaku Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Kuantan Hilir dan Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

Ayup menegaskan, selama dirinya menjabat sebagai Ketua IWO Kuansing, tidak pernah ada pengajuan proposal kepada pelaku usaha ilegal, termasuk kepada para pelaku yang berkaitan dengan aktivitas PETI.

“Sejauh ini IWO Kuansing tidak pernah mengajukan proposal kegiatan kepada pelaku usaha ilegal. Jika ada proposal yang diajukan atas nama IWO Kuansing dan ditandatangani oleh Ayup Kelana Harahap, maka itu tidak benar.

Perusahaan, instansi maupun pihak manapun dapat menolak proposal tersebut,” tegas Ayup kepada media, Jumat (19/6/2026).

Menurut Ayup, pihaknya sangat menyayangkan apabila ada oknum yang membawa nama organisasi untuk meminta bantuan atau dukungan dana dengan dalih pelaksanaan kegiatan tertentu.

Ia menilai tindakan tersebut dapat mencoreng nama baik organisasi profesi wartawan dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Ayup menjelaskan bahwa saat ini terjadi dualisme kepengurusan di tubuh IWO Kuansing, yakni kepengurusan yang berada di bawah kepemimpinan Hendra Riko Purnomo dan kepengurusan yang dipimpinnya.

Baca Juga:  Diduga Oknum Polres Jember Copot Police Line SPBU Terindikasi Jaringan Mafia BBM, Tanpa Sepengetahuan Pelapor

Meski demikian, Ayup menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan mandat kepada siapa pun untuk mengedarkan proposal maupun meminta sumbangan atas nama organisasi.

“Saya mengutuk keras oknum pengurus organisasi yang membuat proposal dengan dalih untuk pelaksanaan kegiatan, yang diajukan kepada pelaku ilegal, diduga digunakan untuk kepentingan pribadi. Tindakan seperti ini sangat merugikan nama baik organisasi dan mencederai kepercayaan publik,” ujarnya.

Ayup juga mengimbau kepada seluruh perusahaan, instansi pemerintah maupun pihak swasta agar lebih berhati-hati apabila menerima proposal yang mengatasnamakan IWO Kuansing. Ia meminta agar dilakukan verifikasi terlebih dahulu kepada pengurus yang sah guna menghindari penyalahgunaan nama organisasi.

Selain itu, Ayup menegaskan bahwa organisasi profesi wartawan harus dijaga marwah dan integritasnya. Menurutnya, setiap kegiatan yang mengatasnamakan organisasi harus dilakukan secara transparan, sesuai mekanisme organisasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami berharap tidak ada lagi pihak-pihak yang memanfaatkan nama organisasi untuk kepentingan pribadi. Organisasi wartawan harus menjadi wadah yang menjaga profesionalisme dan kepercayaan masyarakat,” tutupnya.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru