RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

JELANG HANI 2026, BNN DAN KEMENTERIAN PPPA TINGKATKAN KAPASITAS TENAGA REHABILITASI ANAK

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta //TintaPos.Com// – Jelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), BNN berkolaborasi dengan Kementerian PPPA menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Konvensi Hak Anak bagi SDM tenaga rehabilitasi anak korban penyalahgunaan NAPZA dan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD-PPA), pada Selasa (23/6).

Deputi Rehabilitasi BNN RI, dr. Bina Ampera Bukit dalam sambutan Bimtek yang digelar secara virtual tersebut menyoroti situasi penyalahgunaan narkotika yang semakin mengkhawatirkan, khususnya pada kelompok anak dan remaja.

Berdasarkan Survei Nasional BNN 2025, dr. Bina Ampera Bukit menyebutkan bahwa prevalensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia mencapai 2,11% atau sekitar 4,15 juta jiwa penduduk pada rentang usia 15–64 tahun. Dari jumlah tersebut tercatat adanya peningkatan angka pelajar pengguna narkotika pada rentang usia 15-24 tahun dari 1,81% menjadi 2,53%.

Sementara itu berdasarkan Data Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2024, tercatat 60,78% anak usia 13–17 tahun korban penyalahgunaan narkotika yang juga mengalami kekerasan. Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut Deputi Rehabilitsi BNN RI mengingatkan untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi anak korban penyalahgunaan narkotika yang merupakan kelompok dengan kerentanan berlapis.

Baca Juga:  Ratusan Ribu Warga Bondowoso Terima Bantuan Pangan

“Anak korban penyalahgunaan narkotika adalah anak dengan kerentanan berlapis, karenanya Mereka membutuhkan Kita, bukan hanya sebagai petugas, tetapi juga sebagai pelindung,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen nyata, dr. Bina Ampera Bukit menyebutkan BNN tengah mengembangkan Gerakan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Indonesia Bersih Narkotika).

“Gerakan ANANDA BERSINAR bukan hanya sekadar program, melainkan gerakan sosial yang merangkul pemerintah, keluarga, masyarakat, dan dunia pendidikan untuk bersama-sama melindungi masa depan anak Indonesia,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Deputi Rehabilitasi BNN RI menegaskan bahwa Bimtek Konvensi Hak Anak menjadi fondasi penting bagi seluruh petugas yang bekerja bersama anak. Ia berharap Konvensi Hak Anak bukan sekadar hafalan, tetapi pedoman dalam setiap keputusan dan layanan yang diberikan.

#warondrugsforhumanity
#gerakanantinarkotikaindonesia
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
GANISA Pejuan Kemanusiaan

(S.lintang tp)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru