RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Harumkan Nama Kabupaten Solok, Joni Saputra Melaju ke Final Lomba Essay Nasional NEIRA 3 di Yogyakarta

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOLOK //TintaPos.Com// — Kabar membanggakan datang dari salah satu putra terbaik Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Joni Saputra, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau), berhasil melaju ke babak final Lomba Essay Nasional NEIRA 3 (National Essay & Innovation Research Awards 3) yang akan diselenggarakan di Yogyakarta pada 29–30 Juni 2026.

Yang membanggakan, karya yang mengantarkan Joni ke panggung nasional ini secara khusus mengangkat kekayaan dan keindahan pariwisata Kabupaten Solok sebagai jantung gagasannya. Karya tersebut berjudul “SMARTOUR Solok: Transformasi Digital Pariwisata Melalui Smart Governance, Integrated Platform, dan Sustainable Tourism Management di Kawasan Kabupaten Solok Guna Optimalisasi Pariwisata”.

Kabupaten Solok sendiri merupakan salah satu daerah di Sumatera Barat yang menyimpan pesona wisata luar biasa. Dengan 117 destinasi wisata yang tersebar dari kawasan Danau Singkarak, Danau Talang, Alahan Panjang, Bukit Cambai, hingga ratusan destinasi alam dan budaya di pelosok nagari, Kabupaten Solok telah mencatatkan lebih dari 1,5 juta kunjungan wisatawan hingga pertengahan 2024. Potensi inilah yang Joni bawa dan perkenalkan kepada seluruh Indonesia melalui karyanya.

Dalam esainya, Joni menawarkan konsep platform digital terpadu bernama SMARTOUR Solok — sebuah inovasi yang dirancang untuk menghubungkan seluruh destinasi wisata Kabupaten Solok dalam satu ekosistem digital berbasis teknologi dan komunitas, agar keindahan Solok semakin dikenal dan mudah dijangkau wisatawan dari seluruh penjuru negeri.

“Kabupaten Solok punya kekayaan wisata alam dan budaya yang begitu indah dan beragam. Melalui karya ini, saya ingin memperkenalkan Solok kepada seluruh Indonesia, bahwa ada surga wisata di Sumatera Barat yang layak untuk dikunjungi dan dibanggakan,” ujar Joni penuh semangat.

Baca Juga:  3 Tradisi Unik di Banyuwangi yang Hanya Ada Saat Lebaran, Masyarakat Adat Banyuwangi Punya Atraksi Seni Budaya Tahunan yang Digelar Khusus Menyambut Lebaran

Peserta yang berhasil melaju ke babak final nantinya akan melakukan **presentasi karya dan berbagai rangkaian kegiatan** di Yogyakarta. Momen ini sekaligus menjadi kesempatan emas bagi nama **Kabupaten Solok** untuk tampil dan dikenal di hadapan para akademisi, juri, dan delegasi dari seluruh Indonesia.

Joni menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar seluruh masyarakat serta pemerintah Kabupaten Solok dapat turut bersuka cita atas pencapaian ini.

“Ini adalah kebanggaan kita bersama sebagai masyarakat Kabupaten Solok. Saya hanya ingin menjadi jembatan agar keindahan wisata Solok semakin dikenal luas. Doa dan dukungan dari seluruh masyarakat dan pemerintah Kabupaten Solok adalah energi terbesar saya untuk tampil maksimal di Yogyakarta,” ungkap Joni.

Melalui Perhimpunan Perantau Kabupaten Solok (PPKS), Joni tengah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mengharumkan nama **Kabupaten Solok** di panggung nasional.

Fedriyal selaku SEKJEN PKKS juga mengungkapkan ” ini bukti nyata kalau mahasiswa perantaun pun bisa berkontribusi untuk tanah kelahiran kami berharap pemkab.solok dapat mendukung penuh bibit unggul seperti ini ”
Selaras dengan itu ketua pkks bapak faisal juga berkata ” saya bangga adanyaa generasi perantau dari kab.solok yang terus memikirkan kemajuan kab.solok ini sebuah bukti nyata kalau generasi solok itu unggul dari segi manapun ”

“Semoga keikutsertaan saya ini bisa menjadi kebanggaan dan membuka mata banyak orang bahwa Kabupaten Solok adalah daerah yang kaya, indah, dan penuh potensi yang siap bersaing di level nasional maupun internasional,” pungkas Joni.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru