BEKASI //TintaPos.Com// – Gerakan Anti Narkotika Indonesia – disingkat GANISA, menandai peristiwa penting dalam perjalanannya mencapai usia ke-2 tahun pada hari ini, Rabu 24 Juni 2026.
Sebagai gerakan yang bertekad menjadi pejuang kemanusiaan, GANISA terus memperkuat peran sebagai mitra strategis Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di seluruh pelosok tanah air.
Di bawah kepemimpinan Bapak Sunardi Lintang, S.M., Ketua Umum Yayasan GANISA Sekaligus Pendiri Yayasan Ganisa, gerakan ini telah tumbuh menjadi kekuatan masyarakat yang terorganisir, bersatu, dan bergerak nyata sejak pertama kali didirikan. Dalam dua tahun terakhir, GANISA telah membangun jaringan kerja sama yang luas dengan instansi pemerintah, Swasta, unsur masyarakat, lembaga pendidikan, hingga kelompok pemuda di berbagai daerah di Jawa Barat dan wilayah lain di Indonesia.
Pada peringatan hari jadi ini, Ketua Umum Yayasan GANISA menyampaikan harapan dan pesan yang ditujukan kepada seluruh anggota, mitra, serta masyarakat luas:
“Di usia yang ke-2 ini, kami berdoa dan bertekad agar GANISA semakin berkembang, semakin bermanfaat bagi bangsa dan negara, serta benar-benar menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba dan Indonesia Emas.”
Menurut Sunardi Lintang, perjalanan dua tahun pertama adalah dasar yang kokoh untuk melangkah lebih jauh. Ia menekankan bahwa perang melawan narkoba tidak dapat diselesaikan sendirian, melainkan membutuhkan kebersamaan yang utuh:
“Bersama GANISA, kita kuatkan komitmen, eratnya kolaborasi, dan perluas aksi nyata melawan narkoba. Mari kita wujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan gemilang untuk Indonesia.Bersama GANISA Kita Wujudkan Generasi Emas Tanpa Narkoba.
Visi dan Arah Langkah ke Depan
GANISA berdiri dengan semboyan “Pejuang Kemanusiaan”, karena masalah narkoba dipandang bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan ancaman serius terhadap kelangsungan hidup bangsa dan masa depan anak cucu Indonesia. Sebagai mitra resmi BNN, program kerja GANISA berfokus pada empat pilar utama:
1. Pendidikan dan Pencegahan, Sosialisasi dan penyuluhan di sekolah, kampus, lingkungan kerja, serta permukiman warga.
2. Pemberdayaan Masyarakat, Membentuk kelompok relawan anti-narkoba di tingkat desa dan kelurahan.
3. Dukungan Pemulihan, Berperan mendampingi upaya pemulihan bagi korban penyalahgunaan narkoba agar dapat kembali berperan aktif di masyarakat.
4. Pengawasan dan Kemitraan, Bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memutus rantai peredaran gelap narkotika.
Memasuki tahun ketiga keberadaannya, tema utama yang diusung adalah “Melangkah Bersama GANISA Menuju Indonesia Emas”. GANISA berencana memperluas jangkauan operasional ke lebih banyak provinsi, memperkuat sistem pelatihan bagi relawan, serta meluncurkan program inovatif yang disesuaikan dengan tantangan zaman dan pola penyebaran narkoba yang semakin beragam.
GANISA mengajak seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali untuk tidak bersikap pasif. Menjauhkan Indonesia dari bahaya narkoba adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan rakyat, Keberhasilan GANISA selama dua tahun ini tidak lepas dari dukungan doa, partisipasi, dan kepercayaan masyarakat yang terus bertumbuh.
Ketua Umum Dpp Yayasan Ganisa menyampaikan harapan agar GANISA senantiasa diberkahi, semakin kokoh pendiriannya, dan terus bermanfaat luas bagi kemanusiaan.
“GANISA Berkarya, Indonesia Jaya”.
Mari kita Ramaikan Tagar di media sosial
#GANISA #IndonesiaBersihNarkoba #IndonesiaEmas #PejuangKemanusiaan
#ganisaberkarya
#indonesiajaya
(S.Lintang Tp)





















