RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Aksi Unjuk Rasa di Depan Pemkot, Kritik “Top Pembina BUMD” di Tengah Duka SPBE Cimuning

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 13:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi //TintaPos.Com// – Massa aksi menggelar unjuk rasa di depan kompleks Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Marga Jaya, pada Rabu siang, 16 April 2026, sekitar pukul 13.49 WIB.

Dalam foto yang beredar, terlihat seorang peserta aksi membentangkan spanduk putih bertuliskan: “TOP PEMBINA BUMD 2026!! MINIM EMPATI KORBAN LEDAKAN SPBE CIMUNING KOTA BEKASI”. Aksi berlangsung di jalur lambat depan kantor wali kota, dengan penjagaan lalu lintas dan tanpa laporan kericuhan.

Spanduk tersebut menyorot kontras antara penghargaan yang baru diterima kepala daerah dengan kondisi para korban ledakan di Cimuning.
Latar Belakang: Ledakan SPBE Cimuning
Ledakan dan kebakaran besar terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, pada 1 April 2026 sekitar pukul 20.00–21.30 WIB. Insiden dipicu dugaan kebocoran gas yang kemudian menyulut api dan merembet ke permukiman padat di sekitarnya.

Data hingga 9 April 2026 mencatat total 22 korban, terdiri dari sekitar 2 pekerja SPBE, 16 warga sekitar, dan 4 orang meninggal dunia. Sebagian besar mengalami luka bakar serius antara 50–70 persen, bahkan ada yang mencapai 90 persen. Sekitar 50 kepala keluarga atau 150 jiwa harus mengungsi, dengan kerusakan terdampak seluas sekitar 2.000 meter persegi.

Baca Juga:  Masyarakat Tarusan Gelar Aksi Tuntut Penertiban Bangunan dan Penghentian Aktivitas Wisata di Pulau Cubadak

Pemerintah Kota Bekasi sebelumnya menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban, termasuk di luar skema BPJS jika diperlukan, dan membuka posko bantuan bersama operator SPBE.
Momentum Penghargaan
Tiga hari sebelum aksi, pada Senin 13 April 2026 di Jakarta, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dianugerahi penghargaan sebagai Top Pembina BUMD 2026 dalam ajang TOP BUMD Awards 2026. Penghargaan diberikan atas perannya membina dan mendorong kinerja BUMD Kota Bekasi agar lebih profesional dan inovatif.

Dalam keterangan persnya, Tri Adhianto menyebut penghargaan itu sebagai hasil kerja kolektif dan bukan alasan untuk berpuas diri.
Isu yang Disuarakan Massa
Dari narasi spanduk, massa menilai pemerintah kota “minim empati” karena perayaan prestasi BUMD dinilai tidak sejalan dengan penanganan korban yang masih dirawat intensif dan warga yang kehilangan rumah.

Dalam beberapa pekan terakhir, kritik serupa juga muncul di media lokal, menyoroti lambatnya realisasi santunan, kebutuhan trauma healing bagi anak-anak korban, serta desakan audit keselamatan SPBE yang sudah beroperasi sejak 2009 di tengah permukiman yang kian padat.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru