RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Bak Raja Ampat, 1.800 Wisatawan Kunjungi Pantai Bedil Banyuwangi

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 05:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi,Tintapos.com// Objek wisata Pantai Bedil Dusun Pancer, Desa Sanggar Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi diserbu pengunjung selama libur lebaran. Tercatat sebanyak 1.800 wisatawan berkunjung ke loaksi wisata yang kerap disebut sebagai Raja Ampat itu.
Sejak hari pertama Lebaran, jumlah kunjungan terus mengalami peningkatan. Pengelola mencatat, pada 21 Maret jumlah pengunjung masih di kisaran 800 orang. Namun memasuki hari kedua, angka tersebut melonjak hampir dua kali lipat hingga tembus 1.600 sampai 1.800 orang per hari.

Alhamdulillah, mulai awal Lebaran tanggal 21 Maret pengunjung tembus sekitar 800 orang. Di hari kedua langsung meningkat hampir dua kali lipat,” ujar pengelola wisata Pantai Bedil, Muhammad Ibnu, Rabu (25-3-2026).

Menurut Ibnu, lonjakan ini didominasi wisatawan dari luar daerah yang memanfaatkan momen mudik untuk berlibur bersama keluarga. Ia menyebut banyak pengunjung datang dari sejumlah kota besar seperti Jakarta dan Bandung.

Mayoritas dari luar kota, banyak yang dari Jakarta dan Bandung. Mereka sekalian mudik lalu menyempatkan berwisata ke sini,” lanjutnya.

Salah satu wisatawan asal Jakarta Rina (34), mengaku sengaja datang ke Pantai Bedil karena penasaran dengan keindahan yang viral di media sosial. Ia datang bersama keluarga saat mudik ke kampung halaman suaminya di Banyuwangi.

Baru pertama ke sini, ternyata memang bagus sekali. Airnya jernih, suasananya masih alami, cocok buat liburan keluarga,” ujar Rina.

Ia juga menilai suasana Pantai Bedil berbeda dibandingkan destinasi wisata pantai di Ibu kota.

Baca Juga:  Dibalik Masker Medis yang Basah Air Mata – Kisah Pilu Ibu Perawat yang Menangani Anaknya yang Tewas

Kalau di Jakarta atau sekitarnya sudah ramai dan padat, di sini masih terasa lebih tenang dan bersih. Perjalanannya juga terbayar dengan pemandangannya,” tambahnya.

Hal serupa disampaikan wisatawan asal Bandung, Dimas (29) yang datang bersama rekan-rekannya. Ia mengaku tak menyangka Banyuwangi memiliki destinasi wisata yang begitu indah.

Awalnya cuma lihat dari media sosial, ternyata pas datang memang luar biasa. View-nya bagus banget, apalagi perpaduan laut dan hijaunya pulau kecil itu,” jelas Dimas.

Menurutnya, Pantai Bedil punya daya tarik yang berbeda dibandingkan pantai lain yang pernah ia kunjungi.

Tempatnya masih alami dan tidak terlalu padat di beberapa titik. Ini jadi pengalaman baru buat kami,” imbuhnya.

Mengantisipasi membludaknya pengunjung, pengelola menambah tenaga kerja sementara selama libur Lebaran. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan serta keamanan wisatawan.

Kami menambah karyawan sementara untuk membantu pelayanan. Karena lonjakan pengunjung cukup tinggi, tapi kami sudah terbiasa menangani lebih dari seribu orang saat musim liburan,” kata Ibnu.

Pantai Bedil dikenal memiliki panorama eksotis dengan pasir putih dan air laut yang jernih. Julukan Green Island disematkan karena keindahan pulau kecil dengan vegetasi hijau yang berpadu dengan birunya laut, menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Hingga akhir masa libur Idul Fitri, jumlah pengunjung diperkirakan akan terus meningkat.

(Tim)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru