RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Batu Besar,Penghalang Jalan Sukoreno Dan Gumuksari

- Penulis

Minggu, 15 Maret 2026 - 07:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – Pemecah batu yang di datangkan dari Kabupaten Banyuwangi hanya bekerja sendiri dengan mengandalkan bor, pasak baja, dan palu. Bahkan,masih juga sempat berhasil memecahkan batu tersebut.walaupun agak kesulitan,di karenakan batunya masuh berlumpur dan basah

Memanggil spesialis pemecah batu dari Banyuwangi, rupanya masih buntu. Sebab, batu tersebut masih berada di tengah jalan penghubung Desa Sukereno dengan Gumuksari, Kecamatan Kalisat kabupaten Jember.Kondisi ini dinilai cukup merepotkan warga dan pengguna jalan lainnya.

“Orang yang sempat memecahkan batu itu sekarang sudah tidak bekerja lagi. Mungkin tidak kuat kalau harus bekerja sendirian. Jadi proses pemecahannya hanya berlangsung satu hari,” ujar Samsul, warga sekitar.

Menurutnya, apabila batu tersebut tidak segera dievakuasi, kendaraan roda empat maupun truk terpaksa harus memutar dengan jarak yang lebih jauh.

Kapolsek Kalisat Iptu Ika Mufid Dati mengimbau pengendara sepeda motor agar lebih berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut, terutama kondisi cuaca masih sering diguyur hujan.

Baca Juga:  4 Terduga Pelaku Penganiayaan Maut di Blok M Waingapu Diamankan Polres Sumba Timur

“Pengendara roda dua agar bergantian saat melintas dan tidak saling berebut. Memperhatikan kondisi di sekitar sebelum melintas,” katanya.

Mufid menambahkan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Jember untuk mencari solusi terbaik terkait proses bantuan lanjutan.

Sebab, upaya pemecahan manual sementara ini terhenti.Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melintas pada malam hari.

Sebab, di sekitar lokasi tidak terdapat penerangan jalan yang memadai, sehingga rawan kecelakaan.

Diketahui, batu besar tersebut jatuh dari atas gumuk pada Jumat (16/1).Karena sulitnya dievakuasi dan terjadinya longsor susulan jika menggunakan alat berat, pihak desa memilih alternatif pemecahan manual dengan mendatangkan tenaga spesialis tersebut.(pal)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru