RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Bocah 8 Tahun yang Hanyut di Sungai Kalibaru Banyuwangi Ditemukan Meninggal Dunia

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi //Tintapos// – Seorang bocah berusia 8 tahun berinisial AAA yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Kalibaru Banyuwangi akhirnya ditemukan pada Jumat (6/3/2026) malam.

Korban yang merupakan warga Desa Karangharjo pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing bernama Rizki sekitar pukul 22.15 WIB.

Bocah tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Kalibaru yang masuk wilayah Afdeling Sumbertempur Kalitlepak, Desa Tulungrejo, sekitar enam kilometer dari lokasi awal kejadian.

Kapolsek Glenmore, Budi Hermawan mengatakan, setelah mendapat laporan penemuan tersebut, petugas dari kepolisian bersama tim SAR langsung menuju lokasi.

Kemudian anggota Polsek Glenmore dan Basarnas bersama masyarakat menuju lokasi ditemukan jenazah,” kata Budi Hermawan, Sabtu (7 Maret 2026).

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Menurut Budi, pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

“Atas kejadian ini keluarga korban ikhlas dan menerimanya sebagai takdir,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan anak-anak ketika berada di lokasi yang berpotensi berbahaya, seperti sungai atau kolam.

Baca Juga:  Api Perlawanan LKPM-NTB: Membakar Selubung Kejahatan di Dinas PUPR dan SLBN Kota Bima

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mengawasi anak-anaknya yang mandi di sungai. Pastikan kegiatannya aman dan tidak membahayakan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta apresiasi kepada seluruh tim SAR yang terlibat dalam proses pencarian.

“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” katanya.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian oleh tim SAR gabungan resmi dihentikan dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Kalibaru pada Jumat pagi. Insiden bermula ketika korban pergi ke sungai bersama bibinya, Sumatia, sekitar pukul 07.30 WIB untuk mencuci pakaian.

Saat itu korban bermain air di tepi sungai bersama sepupunya berinisial F. Namun situasi berubah ketika F berteriak meminta pertolongan setelah melihat AAA tercebur ke tengah sungai dan terbawa arus yang cukup deras.(Tim)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru