RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Jembatan Darurat Membahayakan, Penyaluran MBG di Muara Besar Tolitoli Terkendala

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 03:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolitoli, //Tintapos.com// – Proses penyaluran bantuan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Muara Besar, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, menghadapi kendala serius akibat keterbatasan infrastruktur. Petugas harus menyeberangi sungai menggunakan jembatan darurat dengan kondisi yang dilaporkan tidak layak dan berisiko tinggi.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 14 April 2026. Jembatan yang digunakan merupakan bangunan sederhana yang terbuat dari batang kelapa dan dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat. Hingga saat ini, belum ada informasi pasti mengenai usia jembatan tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar, kondisi jembatan semakin memprihatinkan. Struktur jembatan dilaporkan memiliki tingkat kemiringan yang cukup ekstrem, sehingga membahayakan keselamatan siapa pun yang melintas, termasuk petugas yang membawa bantuan.

Informasi tersebut turut disampaikan melalui unggahan akun media sosial milik Saiful Bahri. Dalam keterangannya, disebutkan bahwa petugas tetap menjalankan tugas penyaluran dengan penuh kehati-hatian, meskipun diliputi rasa khawatir saat harus menyeberangi jembatan.

Baca Juga:  Dibelakang Toko Mas Garuda Desa Koto Baru, diduga Dijadikan Tempat Pemurnian Emas Ilegal, APH Kenapa Diam???

Penyaluran bantuan MBG tetap dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Namun, kondisi infrastruktur yang terbatas menjadi hambatan yang berpotensi mengganggu kelancaran distribusi bantuan.

Selain digunakan untuk penyaluran bantuan, jembatan tersebut juga menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, kondisi jembatan yang tidak memadai dinilai berdampak luas terhadap mobilitas warga.

Masyarakat Desa Muara Besar berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan atau pembangunan jembatan yang lebih layak dan aman. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjamin keselamatan pengguna serta mendukung kelancaran distribusi bantuan dan aktivitas masyarakat.

Hingga saat ini, penyaluran bantuan masih terus dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas yang ada, meskipun dengan berbagai keterbatasan di lapangan.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru