RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Satgaswil Sumsel Densus 88 AT Polri Sosialisasikan Bahaya Radikalisme kepada 200 Atlet dari 19 Provinsi

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang //Tintapos.Com// – 19 Juni 2026 – Tim Pencegahan Satgaswil Sumatera Selatan Densus 88 Antiteror Polri menghadiri sekaligus memberikan sosialisasi pada kegiatan Piala RDPS Cup Kejuaraan Anggar Tingkat Nasional yang diselenggarakan bekerja sama dengan KONI Kota Palembang. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat upaya pencegahan paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) serta kampanye stop bullying di kalangan generasi muda.

Kegiatan yang berlangsung di Kota Palembang tersebut diikuti oleh sekitar 200 atlet anggar dari 19 provinsi di Indonesia. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua IKASI Indonesia H. Agus Suparmanto, Ketua Pengprov IKASI Sumatera Selatan Lukman Ahmady, Staf Ahli Wali Kota Palembang H. Edison, Ketua KONI Kota Palembang Anton Nurdin, serta Ketua Harian KONI Kota Palembang Ali Ruben.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Pencegahan Satgaswil Sumsel yang diwakili oleh Brigpol Putra Yesa, S.H., M.H., dan Briptu Robby Saputra, S.H., menyampaikan sejumlah materi terkait upaya pencegahan penyebaran paham radikal dan ekstremisme di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.

Materi yang disampaikan meliputi dasar hukum pelaksanaan tugas pencegahan Densus 88 AT Polri serta pentingnya memahami dan mengamalkan empat konsensus dasar bangsa Indonesia sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai sarana penyebaran radikalisme, sasaran aksi kelompok radikal, klaster ekstremisme berbasis kekerasan, hingga faktor-faktor yang menyebabkan kalangan muda rentan terpapar paham tersebut.

Tim Pencegahan Satgaswil Sumsel juga mengingatkan bahwa kelompok ekstremisme saat ini terus mengembangkan berbagai modus baru dalam menyebarkan pengaruhnya. Tidak hanya menyasar orang dewasa, namun juga mulai menargetkan anak-anak dan remaja melalui berbagai platform digital, termasuk media sosial dan permainan daring (game online).

Baca Juga:  Bulog Tolitoli Dorong Petani Tingkatkan Kualitas Beras Hasil Panen

Pada kesempatan tersebut, tim juga menyoroti dampak negatif bullying yang tidak hanya berpengaruh terhadap kondisi psikologis korban, tetapi juga dapat menjadi celah yang dimanfaatkan kelompok radikal untuk melakukan pendekatan dan perekrutan terhadap remaja yang sedang mengalami tekanan sosial.

Sebagai bentuk pencegahan, Tim Pencegahan Satgaswil Sumsel mengapresiasi terselenggaranya kejuaraan olahraga seperti RDPS Cup yang dinilai mampu menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan prestasi, membangun karakter, serta menjauhkan diri dari pengaruh negatif, termasuk perundungan dan paham radikal.

Selain itu, peran orang tua juga menjadi perhatian penting dalam sosialisasi tersebut. Orang tua diharapkan lebih aktif mengawasi aktivitas dan pergaulan anak, baik di lingkungan nyata maupun dunia digital, guna mencegah potensi paparan paham ekstremisme sejak dini.

Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi dan kehadiran Tim Pencegahan Satgaswil Sumatera Selatan Densus 88 AT Polri pada Kejuaraan Anggar Tingkat Nasional RDPS Cup berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara aparat, organisasi olahraga, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap ancaman paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme di wilayah Sumatera Selatan.

Melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif seperti ini, Densus 88 AT Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan harmonis.
(Jontp)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru