RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

SPBUN di Sidoarjo Tolitoli Permudah Akses Solar bagi Nelayan

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 12:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolitoli, //Tintapos.com// – Sentral Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) yang beroperasi di Kelurahan Sidoarjo, Kabupaten Tolitoli, memberikan kemudahan bagi nelayan dalam memperoleh bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.

Fasilitas tersebut dihadirkan melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak swasta untuk menjawab kebutuhan nelayan yang selama ini mengalami kendala dalam mendapatkan BBM. Sebelum adanya SPBUN, nelayan harus mengantre di SPBU umum dengan waktu layanan yang tidak menentu.

Salah seorang nelayan, Aco (45), menyampaikan bahwa kehadiran SPBUN membantu memperlancar aktivitas melaut. Ia menilai distribusi BBM kini lebih mudah diakses dan tidak memakan waktu lama.

“ketersediaan bahan bakar yang lebih terjamin berdampak langsung terhadap kelancaran operasional kapal nelayan”

Baca Juga:  Masyarakat Penatoi Desak Pemerintah Kelurahan Tindak Tegas Oknum Penyalahguna Akun Facebook Resmi, Siap Laporkan ke Polres Bima Kota

Dalam penyaluran BBM tetap mengikuti ketentuan yang berlaku. Nelayan diwajibkan memiliki dokumen kapal dan barcode yang diterbitkan oleh Dinas Perikanan sebagai syarat pembelian. Mekanisme ini bertujuan memastikan distribusi sesuai kebutuhan dan kapasitas kapal.

Pemilik SPBUN, Hi Alimuddin, menjelaskan bahwa harga solar yang dijual tetap mengacu pada ketentuan pemerintah tanpa adanya biaya tambahan.

“penyaluran BBM dilakukan secara berkala setiap pekan untuk memenuhi kebutuhan nelayan di wilayah tersebut” ungkap Hi Alimudin

Dengan adanya SPBUN, diharapkan distribusi BBM bersubsidi menjadi lebih tertata, sehingga mendukung produktivitas nelayan serta menjaga stabilitas kegiatan ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Tolitoli.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru