RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Diduga Polsek Singingi Hilir tak Berdaya dihadapan Aktivitas Pemurnian Emas Ilegal di Desa Petai

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 08:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi net

Kuansing //TintaPos.Com// – Tak mampu di sentuh Aparat penegak hukum Khususnya Polsek Singingi Hilir Aktivitas Pemurnian emas ilegal di Desa Petai Tetap beroperasi seperti biasa walaupun sudah ada laporan dan pemberitaan dari media.

Aktivitas Pemurnian emas di desa petai kecamatan Singingi hilir tepatnya di belakang mesjid jami’il Ma’aruf, seakan-akan tidak takut dengan hukum bahkan kegiatan tersebut dilakukan secara terang-terangan.

Dari informasi yang diterima media bahwa pemilik dan pemodal pemurnian emas tersebut di duga bernama Agn yang langsung di kelola anaknya sendiri yang biasa di sapa Oc.

“Pemilik dan pemodal tempat pemurnian tersebut di duga bernama Agn tapi yang kelola adalah anaknya biasa dipanggil Oc, sudah sangat lama tempat tersebut dijadikan untuk membeli emas, emas tersebut berasal dari aktivitas Dompeng,” tutur narasumber.

Baca Juga:  Bantuan Sembako dan Edukasi Kesehatan Dari GEMPITA Jember,Untuk Lansia Yang Rentan

Lanjut dia “kalau kami sangat berharap aktivitas yang membahayakan kesehatan masyarakat tersebut di tutup, jangan dianggap sepele dengan hal-hal yang merusak secara perlahan,” pungkasnya

Tapi kami kurang yakin hal tersebut akan dilakukan penindakan oleh aparat penegak hukum nyatanya tempat tersebut sudah beraktivitas sangat lama.’ tutupnya

Saat dikonfirmasi Kapolsek Singingi hilir melalui Kanit Reskrim Ipda Dinda Elsa Kencana sampai saat ini belum memberikan respon. Sabtu,25/10/2025.***

Berita Terkait

Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil
Kaposek Kuantan Hilir Lakukan Restorative Justice (RJ) Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai
Aktivitas PETI Merajalela, Kapolres Pasaman Barat Masih Diam Saat Dikonfirmasi
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:28

Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:32

RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:56

WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:55

Kunjungi Posko Karhutla 04 Sako, Kapolres Banyuasin Beri Dukungan dan Apresiasi kepada Petugas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:50

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Tinjau Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Akses Warga Rohil

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:44

Kaposek Kuantan Hilir Lakukan Restorative Justice (RJ) Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

Kamis, 27 Agustus 2026 - 05:04

Aktivitas PETI Merajalela, Kapolres Pasaman Barat Masih Diam Saat Dikonfirmasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:40

Ikhtiar Hadapi Kemarau dan Ancaman Karhutla, Polda Sumsel Gelar Sholat Istisqo

Berita Terbaru