Buru Selatan//Tintapos.com//- 24 Juni 2026 – Seruan Ketua Dpd Ganisa Kabupaten Buru Selatan terhadap masyarakat di kecamatan ambalau yang saat ini terdampak banjir,dimana bencana banjir yang terjadi di kecamatan ambalau mengakibatkan ribuan rumah warga terendam air terutama di 6 Desa yakni desa elara, desa selasi, desa siwar, desa lumoy, desa Ulima dan Desa Kampung Baru
Banjir ini juga menyebabkan beberapa fasilitas umum seperti jalan dan jembatan terendam, sehingga akses menuju desa, gunung dan sekolah tersebut terganggu.
sebagai langkah cepat DPD GANISA Buru Selatan mendesak Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan kepala dinas sosial kabupaten Buru Selatan agar segera meninjau lokasi kejadian untuk membantu masyarakat setempat.
Selain itu dewan pimpinan daerah (GANISA) meminta kepada pemerintah daerah kabupaten Buru Selatan untuk hadir di saat masyarakat mengalami musibah atau bencana alam tersebut.
Di samping itu memberikan bantuan kepada warga yang terdampak musibah atau bencana banjir Dan longsor. Pemerintah daerah juga harus menyiapkan solusi jangka panjang untuk atasi banjir dan longsor yang terus berulang, kibat dari intensitas hujan terus mengguyur kabupaten buru selatan menyebabkan banjir melanda enam desa dikecamatan ambalau.
Tegas ketua DPD GANISA Buru Selatan dalam situasi darurat seperti ini perlu langkah cepat yang harus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan dinas sosial kabupaten Buru Selatan
Lanjut ketua DPD GANISA Buru Selatan Mahdi Lesilawang., banjir maupun longsor merupakan bencana tahunan untuk diharapkan ada perencanaan yang lebih matang terutama pembangunan Thalib dan drainase yang lebih baik dalam mengatasi luapan air laut dan sungai saja biar jadi.
Kita menginginkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dan dinas sosial kabupaten buru selatan lebih serius dan lebih sering turun ke lapangan dalam melakukan mitigasi bagi warga yang terdampak banjir.
Ketua DPD Ganisa Buru Selatan juga meminta tegas kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan dinas sosial kabupaten Buru Selatan untuk melihat kembali dokumen terkait permasalahan banjir serta mengadakan rapat dengan dinas terkait guna mencari solusi terbaik agar bencana serupa tidak terulang di tahun-tahun berikutnya.
(S.Lintang Tp)





















