RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

📢 ARIF PEMILIK LAHAN: PEMASANGAN DRENASE PROYEK NUFREP DI MONGGONAO SEMBRONO, BERISIKO GENANGAN AIR DAN BAU TAK SEDAP SERTA GANGGU USAHA

- Penulis

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA-//Tintapos.com//– Di pinggir jalur Monggonao, Lingkungan Krara — jalan penghubung menuju Kelurahan Salama — harapan akan pembangunan yang bermanfaat kini berubah menjadi kekhawatiran mendalam. Arif, pemilik lahan sekaligus pengusaha mebel yang telah membangun usahanya dengan perjuangan panjang, Jumat, 26 Juni 2026 Melalui Plafond Media Tinta Pos ,kini dengan tegas memberikan peringatan kepada pihak pelaksana maupun penanggung jawab Proyek NUFREP Ia memberi batas waktu 3 kali 24 jam untuk segera turun ke lokasi, meninjau kembali pekerjaan, dan memperbaiki segala kekurangan yang ada.

Apa yang seharusnya menjadi sarana penunjang kenyamanan lingkungan, justru terlihat dikerjakan terburu‑buru dan kurang teliti. Bagian‑bagian struktur saluran masih menyisakan lubang dan rongga kosong yang sama sekali belum diisi tanah urug serta dipadatkan sesuai aturan teknik yang berlaku. Bagi Arif, ini bukan sekadar catatan teknis, melainkan awal masalah nyata yang akan dirasakan sehari‑hari oleh warga.

“Kalau dibiarkan begini saja, sudah pasti air akan menggenang dan tidak bisa mengalir lancar. Lama‑kelamaan air yang terperangkap itu akan menjadi sarang kotoran, mengeluarkan bau busuk yang mengganggu siapa saja yang tinggal atau beraktivitas di sekitar sini,” tegas Arif.

Kekhawatirannya bukan hanya soal lingkungan yang kotor dan tidak sehat. Lokasi ini adalah tempat ia mencari nafkah bagi keluarga serta pekerjanya. Usaha mebel sangat bergantung pada akses jalan yang rata, bersih, dan aman — baik saat mengangkut bahan baku maupun saat mengantarkan barang jadi yang bernilai tinggi.

Baca Juga:  PS Kanit Binmas Polsek Rambang Pimpin Pembagian Nasi Kotak di Kegiatan Jum'at Berkah

“Setiap sudut di tempat ini hasil keringat dan waktu bertahun‑tahun kami bangun. Kalau jalannya terhalang, tanah longsor, atau lingkungan menjadi berbau dan kumuh, siapa lagi yang mau datang berbelanja? Bukan hanya saya yang rugi, tapi juga orang‑orang yang bekerja bersama saya di sini,” tambahnya dengan nada prihatin namun tegas.

Menghadapi kondisi yang belum tuntas ini, Arif menyampaikan peringatan resmi kepada pihak pelaksana maupun penanggung jawab:

“Saya berikan waktu 3 kali 24 jam mulai hari ini untuk segera mengecek lokasi secara langsung. Segera perbaiki bagian yang kosong, isikan tanah lalu padatkan dengan benar, serta pulihkan kembali akses dan kondisi lingkungan seperti semula. Pembangunan tidak boleh selesai setengah hati dan merugikan warga yang sudah ada di sini.”

Ia berharap batas waktu ini dijadikan perhatian serius, bukan sekadar peringatan kosong. Pembangunan seharusnya membawa manfaat nyata bagi semua, bukan menjadi beban baru bagi masyarakat yang sudah berjuang keras memenuhi kebutuhan hidupnya.

Red.

(Kaperwil‑NTB)
Kontak: 082‑116‑080‑732

 

Berita Terkait

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.
BAPEKA-NTB: BERDASARKAN DATA BPJS KETENAGAKERJAAN BIMA — PT PRIBUMI CAHAYA AGUNG UTAMA HANYA BERI 2 DARI 4 PROGRAM JAMINAN SOSIAL, ANCAMAN PENUTUPAN OPERASIONAL
KETUA RT WINDRA KECEWA: LURAH TIDAK TEGAS SANKSI PENYIMPANGAN KOORDINATOR EL, SEAKAN MEMBERIKAN RUANG PENGAMBILAN JABATAN
Proyek Rp344 Juta Tanpa Papan, Lalu Ditempel di Pohon — BAPEKA-NTB: Itu Melanggar Semua Aturan.Di Sorot Pinjam Perusahaan
BAPEKA-NTB LAPORKAN DIREKTUR RSUD KOTA BIMA: DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG, PENGERUSAKAN ASET, HINGGA PENGGUNAAN DANA CSR TANPA PROSEDUR SAH
Anggota DPR Provinsi NTB dari Fraksi Partai Demokrat Abdul Rauf ST, MM Gelar Sosialisasi Dua Rancangan Perda di Kota Bima, Tekankan Pencegahan Judi Online & Perlindungan Petani — Serta Umumkan Turnamen Gaple Memperingati HUT RI Ke-81
AKSI BAPEKA-NTB JILID 2 DESAK DPRD KOTA BIMA, PENJAHAT HARUS DISERET, KANTOR DIKES AKAN DISEGEL KALAU TIDAK ADA KEPASTIAN
KABAG PBJ KOTA BIMA IRWANSYAH, MAP BUKA SUARA TEGAS: SAYA TIDAK BERWENANG MENGUBAH DPA MAUPUN PANGKAS ANGGARAN — PROYEK RSUD PROSES PENGADAAN CACAT KARENA RUP TIDAK SESUAI DPA
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:22

KETUA UMUM GARDA MUDA REVOLUSIONER SIAP TINDAK LANJUTI TEMUAN DUGAAN PELANGGARAN LINGKUNGAN, SOMASI PT PELITA INSAN TIMUR

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:57

Dukung Fakta Media Tinta Pos, LSM NTB Akan Usut Tuntas & Laporkan Jaringan TPPO Vina ke Mabes Polri

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:36

KSATRIA MUDA MERAH PUTIH KOTA BIMA AKBAR INVALIDE BANGUN GERAKAN BERSAMA KELUARGA KORBAN — DESAK CV. GARUDA BERTANGGUNG JAWAB ATAS BURUH HARIAN CACAT PERMANEN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:04

Akbar Invalide Kritik Keras Kinerja Kejari Bima, Soal Sera Suba Dinilai Jalan di Tempat.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:57

KABAG PBJ KOTA BIMA IRWANSYAH, MAP BUKA SUARA TEGAS: SAYA TIDAK BERWENANG MENGUBAH DPA MAUPUN PANGKAS ANGGARAN — PROYEK RSUD PROSES PENGADAAN CACAT KARENA RUP TIDAK SESUAI DPA

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:47

BAPEKA-NTB HADIR DI RDP DPRD KOTA BIMA, SELURUH ANGGOTA KOMISI I HADIR — JANJI EVALUASI & SIAP KELUARKAN REKOMENDASI PENGHENTIAN SEMENTARA, DESAK DPRD LAPORKAN TINDAK PIDANA PERUSAKAN ASET DAN PELANGGARAN ATURAN CSR

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:13

BARA NTB GELAR AKSI SOROTI BOBROKNYA MANAJEMEN PT PLN NUSA DAYA NTB, DESAK PEMBERHENTIAN DIREKTUR HINGGA EVALUASI TOTAL SISTEM KERJA

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:26

Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Bencana: Transparansi dan Integritas Harus Dikawal

Berita Terbaru